Tangani Covid-19, Dinkes Bangkalan Dijatah Rp11 Miliar

  • Bagikan
(KM/FA'IN NADOFATUL M.) SUDIYO: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan

Kabarmadura.id/Bangkalan-Refocusing anggaran yang diputuskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan sebesar Rp65 miliar, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan hanya mendapat bagian sebanyak Rp9,7 miliar.

Sebelumnya, Dinkes Bangkalan mengusulkan untuk penanganan coronavirus disease 2019 (Covid-19) sebesar Rp17 miliar. Namun, pemkab sendiri hanya menyetujui dari dana yang diajukan hanya sebanyak Rp9,7 miliar.

Anggaran penanganan Covid-19 yang telah disahkan oleh Ketua Satgas Gugus Covid-19 Bangkalan, yakni Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron.

Kata Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo, ada penambahan lagi. Penambahannya hanya Rp2,1 miliar. Sehingga, total penanganan yang ada di Dinkes sebanyak Rp11,8 miliar saja.

“Dengan dana yang sudah di dok itu dengan kondisi yang saat ini mungkin sampai 3 atau 4 bulan ke depan cukup,” katanya, Rabu (28/4/2020).

Sebab, lelaki yang kerap disapa Yoyok ini mengungkapkan, ada beberapa lembaga swasta yang memberikan bantuan alat kesehatan (alkes) untuk penanganan Covid-19. Baik bantuan kepada puskesmas, rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 dan kepada Dinkes Bangkalan sendiri. Maka, dirinya memastikan anggaran yang diputuskan ini akan mencukupi hingga 3 bulan ke depan.

“Dari segi perencanaannya memang Rp17 miliar, kami juga tidak tau kapan selesainya virus ini. Mudah-mudahan saja sesuai prediksi 29 Mei selesai meski rasa-rasanya sulit,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron mengaku memang telah memutuskan untuk memberikan refocusing anggaran dari Rp65 miliar ke Dinkes sebanyak Rp11,8 miliar saja. Tetapi tidak menutup kemungkinan ada tambahan anggaran lagi.

“Kemungkinan kami akan menambah lagi alokasi ke Dinkes agar sesuai perencanaan sebanyak Rp17 miliar. Karena, kami berencana akan menambah refocusing anggaran penanganan Covid-19,” terangnya.

Baca juga  Bawa Narkoba dari Malaysia, Dua Warga Bujur Timur Ditangkap di Juanda

Mengenai penambahan nantinya, dia menuturkan, akan melihat kondisinya terlebih dahulu. Jika wabah segera berakhir, maka sisa anggaran akan dikembalikan lagi ke APBD. Namun, jika masih berlangsung lama, Ra Latif menyampaikan, akan menambahkannya lagi.

“Kami berencana menambah anggaran direfocusing hinhga sekitar Rp80-85 miliar. Karena anjuran dari pusat refocusing diambilkan dari APBD hingga 50 persen,” tuturnya.

“Untuk rinciannya pengunannya yang jelas untuk penanganan pasien, pembelian alat kesehatan seperti alat pelindung diri (APD), masker. Rinciannya apa saja, masih kami bahas hari ini (Rabu, red),” tandasnya. (ina/waw)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan