oleh

Tanggapi IPW, Rahmad Darmawan: Jangan hanya Kritik, Tawarkan Solusi

KABARMADURA.ID– Selain Ikatan Dokter Indonesi (IDI),  rencana bergulirnya Piala Menpora 2021 juga mendapat kritik dari Indonesia Police Watch (IPW). Piala Menpora 2021 dinilaiberpotensi memunculkan klaster baru. Sebab,menyelenggarakan turnamen sepakbola dimasa wabah Covid-19.

Bahkan, kritik yang disampaikan melalui Neta S. Pade itu, juga meminta Kapolri Jendral Pol Listiyo Sigit Prabowo dan Menteri Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali untuk mundur jika terjadi klaster baru penularan Covid-19.

Merespon kritikan IPW tersebut, Manajer Pelatih Madura United Rahmad Darmawan membalasnya dengan kritik pula.

“Pesoalan ini harus ditanggapi dengan bijak, karena ini menyangkut kesiapan kami semua dikomunitas yang berkaitan dengan sepakbola, jangan hanya mengkritik, harus ada solusi,”ungkap mantan pelatih Timnas U23 itu, Kamis (4/3/2021).

Penyataan pria dengan sapaan RD itu bukan tanpa alasan, sebab, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan operator kompetisi, PT LIB, sudah merancang penerapan protokol kesehatan (protkes) sesuai rekomendasi FIFA hingga WHO.

Bahkan, penyelenggaraan turnamen pada 21 hingga 25 Maret 2021 tersebut tidak boleh ada penonton.

“Kami memaklumi atas kehawatiran mereka, tapi mereka hanya mengecam dan menakut-nakuti tanpa memberikan solusi,”terangnya.

Solusi yang bagus, jelas RD, berikan kesempatan bermain terlebih dahulu.Jika kasus Covid-19bertambah parah lantaran terbukti karena efek dari pelaksanaan turnamen pramusim ini, menurutnya mereka pantas mengecamnya.

“Di pasar saja banyak dari mereka yang mematuhi prokes yang tidak maksimal, tapi alhamdulillah disana aman. Sedangkan ini akan mematuhi prokes dengan ketat,”jelasnya.

Selain itu,purnawirawan TNI berpangkat mayor ini juga menyampaikan, sepakbola bukan sekedar urusan hobi, tapi sebuah profesi, disana banyak yang menggantungkan hidupnya kepada sepakbola.

“Dokter sering mengatakan minum vitamin dan jaga pola makan, itu semua membutuhkan uang, nah bagaimana jika hal terbut bergantung ke sepakbola,” tegasnya.

Sebelum IPW, IDI juga melemparkan kritikan serupa terhadap penyelenggaraan Piala Menpora 2021. IDI mengkritik protkes yang digunakan dan sepakbola dianggap berpotensi menimbulkan kerumunan. (KM61/waw)

Komentar

News Feed