oleh

Tanggul Jebol, Puluhan Hektar Tambak Garam di Sampang Rusak

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Petani garam kembali mengalami kerugian, setelah harga murah dan tidak ada penyerapan. Teranyar, puluhan tambak garam di Sampang rusak akibat tanggul jebol saat air laut pasang.

Informasi yang dihimpun Kabar Madura, tidak sedikit petani mengalami kerugian. Sebab sebagian besar tambak rusak parah, bahkan, bahkan sebagian lagi mengalami rusak ringan. Tepian lahan tambak banyak rata satu sama lain. Diperkirakan tambak yang rusak lebih dari 20 hektar.

Salah satu pemilik tambak di Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang, Moh. Yanto mengaku tambaknya rusak parah. Jika tidak segera diperbaiki kondisi tambak akan semakin rusak. “Ini akibat tanggul jebol yang menjadi pembatas dengan air laut,” katanya.

Dijelaskan, sejak dua hari terakhir, air pasang ketinggiannya lebih dari biasanya. Sehingga menerjang tanggul sampai jebol. Akibatnya air laut masuk langsung ke lahan tambak.

Tidak hanya itu,  lanjut Yanto, beberapa garam yang sempat ditimbun di sekitar tambak juga kena air pasang. Untung masih bisa diselamatkan oleh petani. Jika tidak, garam milik petani akan mencair.

“Beruntung masih bisa diselamatkan puluhan sak garam. Memang ada milik salah satu petani masih ditimbun di sekitar tanggul,” katanya.

Moh. Yanto mengaku sangat jarang air pasang cukup besar. Meski pernah terjadi sebelumnya tidak sampai menyebabkan kerusakan tambak. Dengan kejadian itu, diakuinya semakin membuat petani mengeluarkan biaya perawatan tambak lebih banyak.

“Kami tetap berharap PT Garam tetap melakukan penyerapan. Sehingga garam petani yang ditimbun berkurang. Setidaknya membantu petani tidak mengalami kerugian berlipat,” katanya. (man/mam)

Komentar

News Feed