Tanpa Hasil, Program Labelisasi Stiker PKH Layak Ditiadakan

News19 views

KABAR MADURA | Program labelisasi atau stiker Program Keluarga Harapan (PKH) sejauh ini indikasinya belum berhasil. Hak itu diakui oleh Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep.

Terbukti, meski sudah diberi stiker sebagai penerma manfaat PKH, sampai ini belum ada warga yang mengundurkan diri sebagai keluarga penerima manfaat (KPM)

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

Kepala Dinsos P3A Sumenep Achmad Dzulkarnaen menyampaikan, indikator tidak berhasil itu terlihat hingga usai pencarian tahap pertama PKH. Dilihatnya, tidak ada mengurangi penerima manfaat.

“Belum ada yang mundur dengan sendiri sampai saat ini, belum ada di Sumenep ini,” kata dia.

Baca Juga:  Pemkab Sampang Rencanakan Perbup Alun-Alun, Kemungkinan Akan Steril dari PKL

Sementara yang ada, hanya terhapus dengan sendirinya, lantaran komponen KPM-nya sudah tidak ada, yakni karena beberapa faktor.

“Misalnya sudah lulus SMA sederajat, sehingga itu memang terhapus dengan sendirinya,” imbuhnya.

Dijelaskanya, pihaknya sudah menyiapkan untuk sekitar 40 ribu rumah. Dan pemasangan labelisasi (Sticker) di rumah penerima PKH bertujuan untuk menciptakan transparansi penerima program PKH, dan agar diketahui keluarga yang sudah mampu tetapi masih tercatat sebagai penerima bantuan tersebut.

“Sehingga jika malu mereka mundur secara sukarela, tapi sayangnya masih belum ada sampai saat ini,” imbuhnya.

Baca Juga:  Program Wisata Sumenep Terdampak PMK tentang Penyesuaian Anggaran

Sementara itu, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Samioddin menyampaikan, mestinya Dinas terkait harus juga melakukan imbauan.

“Kan, program tersebut ada pendampingnya, bahkan di setiap kecamatan ada. Maka mestinya itu juga memberikan pemahaman kepada masyarakat atau KPM,” paparnya.

Pewarta: Moh.Razin

Redaktur: Fathor Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *