oleh

Tanpa Masker Siap-Siap Disanksi, Pemkab Sampang Siapkan Perbupnya

Kabarmadura.id/SAMPANG-Lantaran banyaknya pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 di Sampang,seperti wajib bermasker dan lainnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang wacanakan membentuk peraturan bupati (perbup) terkait pemberian sanksi kepada para pelanggarnya.

Pj Sekertaris Daerah (Sekda) Sampang Yuliadi Setiawan mengatakan, selama ini pemkab tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol Covid-19, yakni wajib bermasker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan semacamnya diberbagai momentum dan kesempatan.Namun masih relatif banyak yang melanggar.

Masyarakat Sampang yang beraktivitas di luar rumah, atau ditempat-tempat umum, banyak yang tidak menggunakan masker. Hal itu, berkaitan dengan tingkat kesadaran masyarakat yang relatif rendah. Untuk itu, diperlukan regulasi yang bisa memberikan sanksi, baik berupa perbup ataupun yang lainnya.

“Rencananya kami akan buatperbup berkaitan dengan pemberian sanksi bagi para pelanggar protokol Covid-19 ini, sehingga ada efek jera, karena selama ini, sosialisasi dan SE wajib bermasker masih kerap diabaikan oleh masyarakat,” ucap Yuliadi Setiawan.

Kata dia, selain mempersiapkan regulasinya, Pemkab Sampang juga mulai mempersiapkan berbagai sarana untuk menunjang penerapan sanksi bagi pelanggar protokol Covid-19 itu, yakni memasang rambu-rambu kawasan wajib bermasker dan sebagainya. Sehingga setelah ada aturanmengenai sanksinya itu, maka tinggal melaksanakan.

“Saat ini kami masih menunggu inpres (instruksi presiden) tentang pemberiaan sanksi bagi pelanggar protokol Covid-19 ini,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang Aji Waluyo melalui Kasi Tehnik Sarana Prasarana (TSP) Heri Budiyanto mengatakan, pemasangan rambu-rambu protokol Covid-19 itu, antara lain imbauan wajib bermasker dan jaga jarak yang tersebar di berbagai tempat-tempat keramaian seperti kawasan pasar, tempat wisata dan jalan protokol.

Sambung dia, pemasangan rambu protokol Covid-19 tersebut, dalam rangka memberikan sosialisasi kepada masyarakat, mempersiapkan ketersedian sarana penunjang jika suatu waktu diberlakukan sanksi bagi para pelanggar protokol Covid-19 di Sampang.

“Kami (Dishub red) sudah melaksanakan pemasangan rambu-rambu wajib bermasker dan jaga jarak, kurang lebih 21 unit yang tersebar di berbagai kawasan, seperti di kawasan monomen, pasar dan lainnya,” ungkapnya. (sub/waw)

Komentar

News Feed