Tanpa Sakit, ASN Dilarang Mengambil Cuti

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ISTIMEWA) WAJIB DISIPLIN: Tahun ini, tidak ada cuti bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) terkecuali sakit. 

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Tahun ini, cuti libur akhir tahun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditiadakan. Kebijakan pemerintah pusat itu, merupakan uji kedisiplinan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Bahkan, jadwal libur Maulid Nabi SAW diganti sebagai antisipasi persebaran Covid-19. Hal ini diungkapkan Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Setkab Bangkalan Muhammad Rasuli, MInggu (17/10/2021).

Menurutnya, awalnya libur bagi ASN tanggal 19 Oktober. Namun diganti ke tanggal 20 Oktober. Sebab harus menyesuaikan dengan keputusan Kementerian Pendayagunaan Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan RB). “Ini untuk mencegah kasus baru Covid-19, agar para ASN tidak mengambil cuti libur untuk bepergian bersama keluarga,” ucapnya.

Mantan Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan ini menuturkan, ASN hanya bisa mengambil cuti jika sakit. Sedangkan untuk alasan lain tidak diperbolehkan. Ketentuan itu dipertegas dengan penerbitan surat edaran (SK) bupati pada Agustus 2021 kemarin. Sehingga apabila terbukti melanggar akan ada sanksi khusus.

“Kami sudah sosialisasikan ini kepada semua organisasi perangkat daerah (OPD) untuk pengumumannya,” paparnya.

Dijelaskan, untuk sanksi yang akan diberikan kepada ASN cukup bervariatif. Mulai teguran lisan, tertulis hingga sanksi berat. Yakni penundaan kenaikan gaji dan pangkat serta pemecatan. Sedangkan untuk mengetahui adanya pelanggaran di kalangan ASN akan berkoordinasi dengan Inspektorat. Sehingga dari hasil pengawasan melalui absen para ASN nantinya bisa diketahui pelanggarannya.

“Jadi kami akan mengkroscek berapa kali ASN tersebut tidak masuk tanpa keterangan. Kalau masih satu kali, kami berikan teguran dan peringatan tertulis. Jika dalam satu tahun ini ternyata riwayatnya sudah berkali-kali membolos, kami tidak segan-segan memberikan rekomendasi agar diproses tentang indisplinernya,” jelasnya.

Untuk itu, dia berharap kepada ASN di Bangkalan untuk tidak melanggar dan melaksanakan kewajibannya seperti biasa sesuai ketentuan yang berlaku. “Mudah-mudahan ASN bisa mematuhi itu dan masuk semua. Terutama pada pergantian libur ini, agar tidak menambah catatan indisipliner ASN,” harapnya.

Reporter: Fain Nadofatul M.

Redaktur: Totok ISwanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *