oleh

Target 3 Tahun, Pembangunan Eduwisata Madurasa Terealisasi

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Pemerintahan Desa (Pemdes) Gagah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamemasan semakin  berinovasi. Terutama, untuk pengembangan kemandirian desa. Rencana pembangunan edu wisata desa berbasis agro, merupakan trobosan baru untuk mendongkrak perekonomian masyarakat.

Rencana tersebut ditarget selesai dalam kurun waktu tiga tahun. Agro Wisata Madurasa, merupakan Desa tematik dari Desa Gagah dengan tujuan mampu menunjang pendapatan asli desa (PAD). Hal inilah pemaparan Kepala Desa (Kades) Gagah, Kecamatan Kadur, Hendra Budi Krisna kepada Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam di ruang Peringgitan Dalam Mandhala Aghung Ronggosukowati, Kamis (18/02/2021).

Menurutnya, salah satu dasar pembangunan eduwisata di desa tidak lain, hanya untuk menjadikan Desa Gagah sebagai desa mandiri. Sedangkan, untuk pengelolaan eduwisata itu sendiri, nantinya akan dipasrahkan kepada badan usaha milik desa (BUMDes). Dengan demikian, manfaatnya dirasakan semua masyarakat Gagah.

“Diharapkan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat setempat, dengan meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal desa, utamanya produk hasil pertanian dan kerajinan masyarakat Desa Gagah,”paparnya, saat mempresentasikan rencana besarnya dihadapan bupati dan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dijelaskannya, lahan yang disiapkan untuk tempat destinasi wisata itu seluas 6,5 Ha. Lahan tersebut aset  desa yang  diproyeksikan untuk menjadi tempat memproduksi komoditas pertanian dan sebagai sentra edukasi pertanian. Terdiri dari, budidaya tanaman pangan, hortikultura, florikultura (bunga) dan buah-buahan serta terintegrasi dengan beberapa usaha peternakan dan perikanan darat.

Disamping itu, pihaknya berjanji akan menyajikan spot wisata dengan nuansa persawahan dan alam pedesaan. “Spot yang akan disajikan dan nantinya bisa dinikmati pengunjung, antara lain, padi estate, taman bunga dan buah, petik sayur dan belanja aneka bibit tanaman, ternak lebah dan café sawah. Pengunjung selain bisa berwisata, juga bisa belanja produk unggulan desa dan belajar pertanian.” jelasnya.

Hendra juga mengajak semua pihak, untuk bisa mendukung suksesnya pembangunan yang muaranya sebagai peningkatan ekonomi warga. Sejauh ini, sudah ada beberapa hasil produk dan inovasi masyarakat,  diantaranya, ekstrak kopi siwalan,  piring lidi, dan anyaman pesek, serta pokak.

“Untuk target pembangunannya, kami akan rampungkan 3 tahun ke depan,  jadi mohon  dukungan untuk bisa suksesnya dari project kami,” tukasnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, mengaku akan mensupport langkah inovatif dari Desa Gagah.  Namun yang menjadi catatan, setelah pemaparan dilakukan, dilanjutkan dengan langkah konkrit untuk menyegerakan berbagai percepatan pembangunan yang dirancang.

“Saya senang sekali, bahagia sekali, pak kades gagah menyampaikan beberapa rencana luar biasa yang ingin dilaksanakan di desanya, semangat ini harus dijaga, kalau rencana ini bisa terlaksana, Desa Gagah bisa menjadi desa berkemajuan,” responnya. (rul/ito/*)

Komentar

News Feed