oleh

Target Investasi Sampang Naik Rp87 Miliar

MOH. ZIS : Plt Kepala DPMPTSP Kabupaten Sampang.

Kabarmadura.id/Sampang-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sampang menyebut target investasi yang masuk dinaikkan. Tahun 2018 target investasi senilai Rp380 miliar, tahun ini investasi ditarget Rp467 miliar.

Saat ini pelayanan perizinan sudah terintegrasi secara elektronik atau online single submission (OSS). Sehingga dengan adanya kemudahan izin itu, iklim investasi di Sampang diklaim terus meningkat, maka secara otomatis target investasi juga harus dinaikkan.

Investasi yang masuk ke Sampang hingga saat ini masih didominasi sektor perdagangan, sebesar 40 persen, perindustrian 12 persen, jasa konstruksi baru 4,7 persen, pergudangan 5 persen, perhubungan 6 persen, rumah makan/restoran dan katering 3,7 persen, sektor kesehatan 12 persen, sektor koperasi dan UMKM 7 persen, sektor pariwisata dan hiburan 6 dan sektor lain-lain 4 persen.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPMPTSP Sampang Moh. Zis berujar, para investor yang menanam modal di berbagai sektor di Sampang relatif masih rendah, sedangkan potensi daerah cukup besar, seperti kekayaan alam dan sebagainya. Jika semua potensi daerah itu dapat terkelola dengan baik dan maksimal serta didukung dengan kemudahan pelayanan izin, maka investasi terus meningkat tajam.

Selama ini, investasi hanya didominasi sektor perdagangan, padahal Kabupaten Sampang memiliki kekayaan alam yang cukup melimpah, semisal sektor wisata alam, seperti pantai dan sebagainya. Hanya saja, belum terkelola dengan baik dan maksimal, sehingga kenaikan target investasi tidak terlalu besar.

“Target investasi tahun ini dinaikan sekitar Rp87 miliar, karena pelayan perizinan sudah lebih mudah, sehingga investasi yang masuk harus disesuaikan juga,” ujar Moh. Zis saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (26/3).

Ia menjelaskan, masih rendahnya investasi di sektor pariwisata, hiburan dan sebagainya tersebut, karena promosi tempat-tempat wisata, baik wisata alam dan buatan kurang maksimal.

Untuk itu, pihaknya berjanji memperkuat kerja sama lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk promosikan semua potensi lokal secara masif, dan terus meningkatkan promosi, mengembangkan semua potensi dan kekayaan daerah agar bisa menarik investor.

Selain itu, kata Zis, pemerintah daerah menjamin keamanan dan kenyaman para calon investor untuk berinvestasi di Sampang. Itu sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Sampang (Perbup) Nomor 72 tahun 2017 Tentang Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) terkait jaminan, keamanan dan kenyamanan dalam berinvestasi di Sampang.

“Menarik investor tidak mudah, butuh komitmen bersama dan sinergitas lintas OPD, memberikan jaminan keamanan, kenyaman serta kemudahan proses izinnya,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Sampang Syamsuddin meminta pemkab lebih gencar dalam mempromosikan potensi daerah khususnya sektor pariwisata, dengan mengembangkan dan menambah sarana dan prasarana yang memadai di objek wisata alam dan buatan.

“Sebenarnya, sektor pariwisata ini sangat berpotensi menghasilkan investasi yang besar, maka kami harap promosi terus ditingkatkan,”singkatnya. (sub/waw)

 

Komentar

News Feed