oleh

Target Pembangunan Pamekasan Berubah Total

Kabarmadura.id/Pamekasan– Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pamekasan menyampaikan, terdapat banyak perubahan dari target kinerja dan pembangunan di Pamekasan tahun 2020 sebagaimana dibahas dan ditetapkan dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (SPBD).

Perubahan tersebut, ulas Ketua Bappeda Pamekasan, Taufikurrahman, karena imbas dari bencana wabah Covid-19. Dimana, terdapat beberapa alokasi anggaran yang sudah ditetapkan, utamanyatidak bisa direaliasasikannya anggaran yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) lantaran dihapus oleh pemerintah pusat.

“Target kinerjanya sudah pasti tidak sesuai dengan apa yang kita targetkan dari awal. Semisal jalan ditarget 100 kilometer, itu sangat mungkin tidak sesuai target. Sekarang kan DAK dihapus semua,”ungkapnya, Minggu (26/4/2020).

Dijelaskan Taufik, semua pemerintah daerah di Indonesia saat ini sedang mengahadapi dilema besar. Utamanya, adanya penurunan pendapatan yang bersumber dari pusat, sementara disisi lain, harus menganggarkan untuk pengananan Covid-19.

“Satu sisi ada orang sakit disuruh biayai lagi dari uang yang kurangi itu. Ini kan harus digeser semua secara otomatis,”jelasnya.

Taufik juga menegaskan bahwa dalam melakukan perubahan perencanaan, sudah berupaya menyesuaikan dengan adanya keuangan yang ada pada setiap organisasi pemerintah daerah (OPD).

“Semua OPD kita minta. Ada di SKB dua menteri tentang petunjuk perencanaannya. Ruang lingkupnya disitulah, pokoknya semua kegiatan dilakukan penghematan,”  ujarnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Rida’i menyampaikan, dalam perencanaan awal yang sudah dilakukan penyusunan secara bersama itu sudah jelas target implementasinya, namun adanya Covid-19, semuanya berubah.

“Perencanaan pasca Covid-19 perlu juga didesain sebaik mungkin, supaya langkah pembangunan berikutnya bisa tertata kembali dengan baik,”pungkasnya. (rul/bri/waw)

 

Komentar

News Feed