oleh

Target Pendapatan Daerah Bangkalan 2020 Dipangkas 1,08 Persen

Musawwir: Tidak Ada Kemandirian Daerah

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Pada tahun 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan bakal memangkas target pendapatan daerah sebesar 1,08 persen dibanding tahun 2019. Pada tahun 2019 sendiri, target PAD sebesar Rp2.308.657.046.483. Sementara target tahun 2020 sebesar Rp2.283.789.329. Artinya ada minus atau penurunan hingga Rp24.868.018.155 atau dalam persentase dipangkas 1,08 persen.

Berdasarkan analisa salah satu Tim Anggaran (Timgar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan, Musawwir, bila dilihat dari dimensi pendanaan dalam pembangunan daerah di Kota Salak ini menunjukkan, pertumbuhan pendapatan pada tahun 2020 lebih kecil dibanding dengan prediksi pertumbuhan ekonomi.

“Tahun 2018 pertumbuhan ekonomi sebesar 5,15 persen yang seharusnya total target pendapatan kita minimal sebesar 5,15 persen juga,” katanya.

Sedangkan berdasarkan komposisi dari pendapatannya, Musawwir melihat kemandirian daerah belum terlihat.

“Belum mampu melaksanakan desentralisasi fiskal karena kontribusi PAD sebagai cermin dari kemandirian daerah sedikit,” tambahnya.

Masih menurut politikus dari Fraksi Keadilan Hati Nurani ini, ia berharap agar segera ada pembenahan di struktural pemerintahan Bangkalan. Pasalnya, jika tidak, menurut Musawwir tinggal menunggu kehancurannya saja.

“Ini kalau pendapatan dari awal tidak sesuai, otomatis ke bawahnya juga tidak akan sesuai,” tukasnya.

Perbandingan sumber penerimaan pendapatan daerah tahun 2019 yakni PAD sebesar Rp256. 505.079.645, sumber dana perimbangan tahun 2019 sebesar Rp1.461.624.911.055 dan penerimaan lain-lain yang sah yakni Rp565.668.037.628.

Sedangkan sumber penerimaan pendapatan daerah pada tahun 2020 yaitu PAD sebesar Rp215.936.752.096, dana perimbangan tahun 2020 sebesar Rp1.534.873.508.459 dan penerimaan lain-lain  yang sah Rp557.846.785.928. (ina/pai)

Komentar

News Feed