oleh

Target Produksi Pertanian Sulit Terpenuhi, Dispertan Klaim Stok Pangan Aman

Kabarmadura.id/Sampang-Dinas Pertanian (Dispertan) Sampang, mengaku kesulitan untuk mencapai target luas tanam padi di wilayah itu. Alasannya, minat para petani di untuk menanam pada musim tanam kedua relatif rendah, sehingga target luas tanam tidak bisa terpenuhi. Kendati demikian, stok untuk kebutuhan pangan diklaim tetap aman.

Berdasarkan data yang dihimpum dari Dispertan Sampang menunjukkan,  target luas tanam padi di Sampang seluas 60 ribu hektar. Namun, luas tanaman padi hanya sekitar 49 ribu hektar.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispertan Sampang Suyono mengatakan, berdasarkan penghitungan pada musim penghujan (MP), proses penanaman padi di Sampang dilakukan sebanyak dua kali tanam, yakni  periode bulan Oktober hingga bulan Maret. Pada musim tanam periode pertama, luas tanam hanya mencapai 34 ribu hektar.

“Dalam catatan kami, luas tanam pernah mencapai 49 ribu hektar, belum pernah mencapai target sebagaimana yang sudah ditetapkan oleh kementerian yakni mencapai seluas 60 ribu hektar,” ucap Suyono, Kamis (9/4/2020).

Lanjut Suyono, untuk musim tanam periode kedua dilakukan pada bulan April. Akan tetapi kata dia, mayoritas petani di Sampang tidak melakukan penanaman. Karena banyak petani yang khawatir tanamannya mengalami kekurangan air, karena sudah mendekati musim kemarau.

Diungkapkannya, penanaman padi pada musim tanam kedua biasanya dilakukan di lahan-lahan yang mempunyai sumber air yang memadai atau persawahan. Sehingga target tanam itu sulit tercapai.

“Pada musim tanam kedua, banyak petani yang masih mikir dua kali untuk menanam, makanya target tanam itu sangat sulit tercapai, bahkan beberapa tahun terakhir terget tanam ini belum pernah tercapai, karena minat petani pada musim tanam kedua sangat rendah,” tandasnya. (sub/pin)

Komentar

News Feed