Target Sudah Diturunkan, Capaian PAD Bangkalan Belum Juga Ideal

  • Whatsapp
SEPI: Bapenda Bangkalan mencatat, capaian PAD setelah diturunkan targetnya hanya sebesar 57 persen.

KABARMADURA.ID;BANGKALAN

BANGKALAN-Setelah diturunkan, capaian pendapatan asli daerah (PAD) Bangkalan belum ideal. Memasuki awal triwulan keempat tahun anggaran 2021, per 30 September 2021 hanya sebesar 57 persen dari target, atau setara dengan Rp143.632.338.165,17. Sedang target idealnya, capaian triwulan keempat harus sebesar 75 persen.

Penurunan target PAD itu merupakan hasil evaluasi pada triwulan ketiga dan adanya perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD. 18 organisasi perangkat daerah (OPD) di Bangkalan diturunkan target PAD-nya. 

Berdasarkan catatan di Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Bangkalan, capaiannya hanya sebesar 57 persen dari target, atau setara dengan Rp143.632.338.165,17. Artinya, capaian PAD kurang Rp107.920.711.842,83. Nilai itu masih jauh dari target, namun ada beberapa OPD yang sudah sampai 90 persen dan ada juga yang belum mencapai 50 persen.

Setelah PAK 2021 disahkan, target PAD diturunkan dari semula Rp262.466.162.775 menjadi Rp251.553.050.108. Penurunannya memang tidak terlalu banyak, sekitar 10 persen.

“Penurunan ini kami sesuaikan dengan anggaran, karena masih PPKM. Awal tahun lalu kami pikir wabah sudah tidak ada, jadi target tetap seperti sebelumnya. Ternyata masih ada, bahkan sempat melonjak,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Pengendalian Pendapatan Daerah Bapenda Bangkalan Sri Yenny Repeliyanti, Selasa (5/10/2021).

.Dengan belum terpenuhinya capaian PAD, Yenny berharap, masing-masing OPD ini bisa menggali potensi lainnya untuk menambah pundi-pundi pendapatan. Sehingga, dia meminta untuk tidak hanya mengandalkan dari kegiatan atau program yang ada, di mana sebagian anggaran terpangkas karena refocusing.

“Tapi kami minta wabah ini jangan menjadi halangan masing-masing OPD untuk menyetor PAD. Harus lebih bisa mengoptimalkan potensi di masing-masing OPD yang ada. Sehingga bisa menambah targetnya, waktunya sudah mepet kurang tiga bulan lagi,” ucap Yenny saat ditemui di ruangannya.

Sementara dari 18 OPD di Pemkab Bangkalan, ada 7 OPD yang belum memenuhi target dan bahkan masih di bawah 50 persen. 

Tujuh OPD tersebut antara lain, Dinas Perhubungan dengan target Rp3.704.010.000 masih 45 persen atau setara Rp1.694.656.715,50, Dinas Perikanan Rp25.025.000 masih 45 persen juga atau Rp11.372.852,36, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Rp25.560.606 atau 36 persen setara dengan Rp9.274.213,01, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Rp1.000.000.000 masih 35 persen atau Rp305.948.628,47, Dinas Pemuda dan Olahraga Rp100.000.000 masih 23 persen atau Rp23.200.000, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Rp1.200.000 masih 4 persen setara dengan Rp48.337,85 dan terendah capaian pada Dinas Komunikasi dan Informasi Rp650.000.000 capaian masih 1 persen atau Rp6.800.000.

 

Reporter: Fain Nadofatul M

Redaktur: Wawan A. Husna 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *