oleh

Targetkan 180 Desa di Sampang Miliki BUMDes

Kabarmadura.id/Sampang-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Dsa (DPMD) Sampang, menekan pemerintah desa di wilayah setempat untuk bisa membangun Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) secara merata di tahun 2020.

Pasalnya, dari 180 desa yang ada di Kabupaten Sampang, saat ini masih ada sekitar 150 desa yang sudah mendirikan BUMDes. Kendati demikian, dari jumlah 150 BUMDes tersebut, tidak semuanya terkelola dengan maksimal.

Kepala Bidang Ekonomi dan Pendayagunaan Teknologi Tepat Guna (TTG) DPMD Sampang Taufik Affan menyampaikan, saat ini tinggal 30 desa yang belum mendirikan BUMDes. Oleh karena itu, pada tahun 2020 ini pihaknya mengharuskan setiap desa di wilayahnya mendirikan BUMDes.

Dirinya menyampaikan sudah sering mengadakan sosialisasi dan bimbingan teknis untuk mengelola BUMDes. Hal itu bertujuan untuk memberikan pemberdayaan kepada pemerintah desa dan masyarakat, tentang pentingnya BUMDes untuk perekonomian desa.

“Sosialisasi akan pentingnya BUMdes sudah sering dilakukan, tetapi masih ada beberapa yang baru membuka usaha,” tuturnya, Kamis (9/1/2020)

Dijelaskannya, dalam rangka memperdayakan ekonomi masyarakat, serta mengangkat potensi desa yang ada, pihaknya meminta agar 20 persen DD dapat dialokasikan untuk pemberdayaan masyarakat melalui BUMDes.

Dirinya berkeyakinan, keberadaan BUMDes akan membantu perekonomian masyarakat, serta dapat membuka peluang lapangan usaha baru. Bahkan, dirinya berkeyakinan, jika keberadaan BUMDes yang dikelola dengan optimal, akan mampu menekan angka kemiskinan.

“Memang DD itu untuk fisik, pemabanguan, jalan, jembatan, pelengsengan, tetapi jangan lupakan BUMdes untuk pemberdayaan masyarakatnya. Paling tidak dana Rp1 miliar lebih itu digunakan untuk pemberdayaan ekonomi,” tutupnya. (km49/pin)

 

Komentar

News Feed