oleh

Targetkan Batik Trunojoyo Tembus Pasar Nasional

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Batik khas Sampang layak dipasarkan di tingkat nasional. Motif batik Trunojoyo hasil karya Indo Busana menjadi andalan dan laku dipasaran.

Batik Trunojoyo sudah menjadi trend di sejumlah kalangan, terutama di kalangan pejabat dan pengusaha. Khususnya  di Kabupaten Sampang. Corak yang khas dengan pewarnaan yang memukau menjadikan Batik Trunojoyo banyak digandrungi pecinta batik.

Tidak hanya itu, Batik Trunojoyo dibandrol dengan harga ekonomis tapi berkualitas tinggi. Galeri Indo Busana mematenkan harga paling murah Rp150 ribu sampai Rp250 ribu per potong. Besaran harga disesuaikan dengan jenis kualitas batik. Sehingga, pembeli bisa mengenakan berkualitas dengan harga ekonomis.

Indo Batik tidak hanya berproduksi satu motif saja. Beberapa motif andalan lainnya juga banyak diminati. Seperti motif Batik Junjung Derajat, Sekar Jagat. Hasil karya itu pun bernilai ekonomis, namun kualitas tidak perlu diragukan.

Direktur CV Indo Busana, Abdul Hamid Aziz mengaku Batik Trunojoyo diminati pembeli. Baik pembelian secara langsung maupun online. Pihaknya menargetkan batik andalannya itu dipasarkan di tingkat nasional. Sebab, selama ini sudah banyak yang pesan dari luar daerah.

“Kami sudah siapkan banyak jenis Batik Trunojoyo. Kami sudah pasarkan di Surabaya. Dan sudah dipersiapkan ikut pameran di Jakarta. Namun, masih terkendala Covid-19,” katanya.

Dia menjelaskan, kelebihan Batik Trunojoyo ada pada warna yang variatif. Pewarnaan dengan desain memukau dan mewah. Sementara motif sangat halus seperti batik batik yang harganya jutaan.

”Kami akan terus berinovasi membuat corak-corak baru yang lebih memukau,” katanya.

Diungkapkan, selama ini CV Indo Busana sudah mempekerjakan 30 orang lebih. Namun produksi batik mulai dikurangi sejak adanya wabah Covid. Diakui, jika selama ini, dalam pemasarannya sering dilakukan di Surabaya. (man/mam)

 

Komentar

News Feed