oleh

Targetkan Selesai Akhir 2020, Pelabuhan Dungkek Mulai Dikerjakan

Kabarmadura.id/Sumenep-Masalah ambruknya pembangunan Dermaga Gili Iyang masih belum tuntas. Namun, Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep sudah mulai mengerakkan pembangunan Pelabuhan Dungkek.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep Dadang Dedi Iskandar mengatakan, pengerjaan Pelabuhan Dungkek harus dipercepat agar bisa selesai tepat waktu. Dia menjelasakan, pengerjaan tersebut dilelang dan dimenangkan oleh CV Ramadan.

“Pembangunan Pelabuhan Dungkek baru dikerjakan. Kita tidak harus menunggu selesainya Dermaga Gili Iyang. Sebab khawatir tidak selesai pada akhir 2020,” katanya, Senin (6/7/2020).

Pelabuhaan itu nantinya direncanakan multifungsi. Di antaranya untuk kapal-kapal yang hendak menuju ke Pulau Kangayan, Sapudi, dan Ra’as dan juga akan difungsikan untuk pariwisata.

Sementara itu, anggaran tersebut bersumber dari dana Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) yang dihibahkan sebagai bantuan keuangan (BK) senilai Rp60 miliar. Anggaran ini dibagi dengan Pembangunan Dermaga Gili Iyang.

“Anggaran Rp60 miliar sudah masuk pada pengawasan serta perencanaan di dua dermaga tersebut,” ujarnya.

Lebar Dermaga seluas 7 meter ditambah 140 meter dari pelabuhan lama. Pengerjaan saat ini sudah persiapan pembongkaran terhadap pelabuhan lama, serta pengukuran batas-batas yang akan dikerjakan.

Selain itu, nanti juga akan dibangun penyeberangan khusus hewan. Selama ini, sapi yang akan diangkut biasanya berenang sebelum naik ke kapal. Pembangunan fasilitas khusus naik-turun hewan ternak tersebut rencananya juga akan disediakan.

Pelabuhan Dungkek ini diproyeksikan menjadi pelabuhan berstandar nasional. Mengingat, Pelabuhan Dungkek ini juga akan menjadi akses menuju wisata oksigen di Gili Iyang.

“Dungkek akan menjadi wisata nasional, bahkan internasional. Maka, harus mengacu pada standar yang ditentukan,” harapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Sumenep Ahmad Zainurrahman mengatakan, pengerjaan Pelabuhan Dungkek harus betul-betul dikerjakan dengan baik. Sebab, jika berkaca pada pembangunan Dermaga Gili Iyang sudah dalam kategori gagal. Sebab, perencanaannya tidak matang.

“Nah, untuk Pelabuhan Dungkek jangan sampai ada masalah lagi,” tuturnya.

Dinas Perhubungan harus melakukan pengecekan atau pengawasan terhadap proses pengerjaan agar setiap ada masalah cepat teratasi. Sehingga, nantinya menjadi dermaga yang benar-benar berkualitas.

“Intinya, Dishub nantinya dapat bertanggung jawab atas pembangunan yang akan menelan dana jumbo itu,” pungkasnya. (imd/pai)

Komentar

News Feed