Targetkan Vaksin 70 Persen, Bangkalan hanya Capai Dua Persen

  • Whatsapp

KABARMADURA.ID | BANGKALAN-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) beberapa waktu lalu menargetkan Bangkalan untuk bisa melakukan vaksin dosis pertama hingga 70 persen. Target tersebut harus dipenuhi pada akhir September lalu. Namun, menginjak awal Oktober, vaksinasi di Bangkalan masih 23 persen. Hanya mengalami kenaikan 2 persen dari pekan lalu.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan hingga Satgas Covid-19 Bangkalan. Mulai melakukan vaksinasi door to door dari desa ke desa hingga menambah vaksinator. Tetapi langkah tersebut belum membuahkan hasil. Berdasarkan catatan Dinkes Bangkalan, vaksin harian tidak sampai 300 orang.

Bacaan Lainnya

Padahal sebelumnya, Dinkes dan Satgas Penanganan Covid-19 Bangkalan harus berhasil memvaksin 125 ribu orang untuk mencapai target tersebut.

“Beberapa kegiatan kami target setiap fasilitas kesehatan (faskes) 300 orang, kemudian realisasi tidak menggembirakan. Setiap hari tidak mencapai 300 orang,” kata Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo.

Soal hasil yang belum menggembirakan, menurut Sudiyo, lagi-lagi rendahnya minat dan kepercayaan masyarakat menjadi kendalanya. Respon dari masyarakat saat ini menurun kembali. Sementara stok vaksin masih melimpah. Jumlahnya 304 ribu dan 12 ribu vaksin Sinovac. 

Saat ini masih ada 582.055 warga yang perlu divaksin. Dinkes masih mengusahakan langkah strategis agar masyarakat antusias. Diakuinya, jika dilihat dari wilayah aglomerasi seperti wilayah Lamongan, Gresik, Sidoarjo dan Surabaya, capaian Bangkalan tersebut terbilang rendah.

“Ini sebenarnya dari awal saya sudah merasa ini adalah hal yang tidak mungkin, apalagi untuk target vaksin dosis dua,” papar mantan kepala Puskesmas Blega tersebut.

Dia mencatat, rekor vaksinasi bisa menyuntik hingga 12 ribu dosis dalam sehari, terjadi pada 4 September 2021 lalu, bahkan tanpa adanya kegiatan vaksin massal. Usai itu, laju vaksinasi kembali melandai. Capaian dalam pekan-pekan berikutnya hingga Oktober ini dalam sehari tidak pernah mencapai 4 ribu vaksinasi.

“Padahal tim yang terdiri dari pilar, baik dari Kodim, Polres dan Pemkab Bangkalan atau kami sendiri sudah bekerja optimal untuk mencari dan menyiapkan sasaran semaksimal mungkin,” terangnya.

Menanggapi masih minimnya vaksinasi dan belum bisa mencapai target itu, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, adanya vaksinasi di tempat pariwisata dan kegiatan kebudayaan nantinya bisa menambah target vaksin. Hal tersebut diakuinya merupakan langkah lain untuk memenuhi target vaksinasi di Bangkalan yang cenderung sulit dicapai.

“Sekali lagi vaksinasi ini untuk membentuk herd immunity, jadi saya minta masyarakat mau karena vaksin tersebut halal dan aman,” tutupnya.

Reporter: Fain Nadofatul M

Redaktur: Wawan A. Husna 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *