oleh

Tarif Parkir di Sampang Naik 50 Persen, Parkir Berlangganan Masih Dipungut Biaya

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang, menaikkan tarif parkir bagi seluruh kendaraan berpelat nomor polisi (Nopol) di luar daerah. Tidak tanggung-tanggung, kenaikan tarif parkir mencapai 50 persen dari tarif sebelumnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Kabar Madura, tarif parkir untuk kendaraan roda dua (R2) awalnya hanya Rp1.000 saat ini menjadi Rp2.000. Sedangkan untuk kendaraan R4 sebelumnya Rp2.000 saat ini menjadi Rp4.000 dan R6 awalnya Rp3.000 menjadi Rp6.000.

Sekretaris Dishub Sampang, Yulis Juwaidi mengatakan, kenaikan tarif parkir berlangganan tersebut atas dasar peraturan daerah (Perda) nomor 9 tahun 2020 tentang Retribusi Kendaraan Umum. Tujuannya, untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) sektor parkir.

“Untuk lokasi parkir se Kabupaten Sampang ada 78 titik. Jadi, kami himbau kepada masyarakat yang mempunyai kendaraan berplat nomor Sampang dan berlangganan untuk tidak memberi tarif parkir saat ada oknum yang meminta,” ujarnya, Selasa (30/3/2021).

Menurutnya, penarikan biaya parkir dilakukan secara otomatis pada waktu perpanjangan surat-surat kendaraan. Dengan rincian R2 Rp30 ribu, R4 Rp40 ribu dan untuk R6 50 ribu dalam setahun. Namun, untuk kendaraan plat nomor di luar Sampang, penarikan tarif parkir di lokasi tetap harus dilakukan dengan ketentuan kenaikan sesuai perda.

“Kenaikan tarif parkir ini, kami diberlakukan mulai Maret 2021 ini. Adapun petugas parkir atau juru parkir (Jukir) yang merupakan binaan Dishub Sampang, yakni mengenakan baju khusus berupa rompi. Jadi, kalau jukirnya tidak berompi bukan petugas dari Dishub,” ucapnya.

Pihaknya menegaskan, para jukir dilarang keras memungut biaya parkir bagi kendaraan yang sudah terpatok parkir berlangganan di 78 titik se Kabupaten Sampang. Bahkan dipastikan, jukir tidak akan melakukan pemungutan tersebut. Sebab, selain jukir sudah mendapatkan honor, juga dilakukan pembinaan.

“Tidak ada petugas yang menarik di luar ketentuan, karena kalau ada jukir yang nakal kami ambil sikap tegas dengan memberhentikannya,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu warga Selong Permai Kelurahan Gunung Sekar Sampang, Agus Wedi mengaku, adanya parkir langganan tersebut tidak maksimal. Sebab, meski sudah berlangganan, jukir masih memungut biaya parkir di jalan.  Padahal, lokasi itu masuk kawasan parkir berlangganan.

“Saya berharap pihak dishub memaksimalkan pengawasannya, karena selain pelanggan itu bayar ke samsat juga ditarik di lokasi parkir. Dan itu banyak, seperti area pasar Srimangunan, area Lapangan Wijaya Kusuma dan lokasi lainnya,” keluhnya.  (mal/ito)

78 Lokasi Parkir Berlangganan di Kabupaten Sampang

  • Kecamatan Se Sampang = 16 lokasi

Lokasi tepi jalan

  • Tengku Umar = 4 lokasi
  • Candra wasih = 3 lokasi
  • Agus Salim = 1 lokasi
  • Suhadak = 1 lokasi
  • Kusuma Bangsa = 1 lokasi
  • Ponegoro = 1 lokasi
  • Jamaluddin = 2 lokasi
  • Wahid Hasim = 11 lokasi
  • Panglima Sudirman = 6 lokasi
  • Hasyim Asari = 8 lokasi
  • Trunojoyo = 7 lokasi
  • Samsul Arifin = 3 lokasi
  • Rajawali = 9 lokasi.

 

Komentar

News Feed