Tatib DPRD Belum Rampung, Sudah Ditinggal Kunker

  • Whatsapp
PEDOMAN: Tim penyusun Tatib DPRD Pamekasan saat sedang melakukan pembahasan pada 29 Oktober 2019 lalu.

Kabarmadura.id/Pamekasan-Tim Penyusun Tata Tertib (Tatib) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Pamekasan sudah mulai membahas mulai hari Senin (23/09/19) lalu. Namun, belum selesai ditetapkan, mulai Rabu (30/10), mereka suah akan kunjungan kerja ke luar Madura.

Berdasar Pantauan Kabar Madura, tim penyusun tatib masih membahasnya pada 29 Oktober lalu, setelah melaksanakan Rapat Paripurna Istimewa yang dilakanaksakan di ruang sidang DPRD Pamekaasan.

Menurut Wakil Ketua DPRD Pamekasna Fathor Rohman, pembahasan yang dilakukan dilakukan oleh tim penyusun itu perlu dikonsultasikan dengan wilayah yang sepadan dengan Pamekasan.

“Kami harus menyesuaikan minimal dengan kabupaten-kabupaten yang lain” ungkapnya.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu memaparkan, terdapat sedikit persamaan dan perbedaan dengan beberap wilayah yang lain, sebab, Pamekasan termasuk kelas menengah dalam standarisasinya, sehingga perlu pembahasan yang akan akan ditentukan semuanya dan sesuai dengan perundang-undangan yang ada.

“Kami masih termasuk kelas yang menengah APBD, tidak sama dengan kabupaten lainnya,” ujarnya.

“Kalau surat ke saya sudah masuk, yaitu ke Tulungagung, karena status kelas kabupatennya sama, secara otomatis akan dibuat pertimbangan,” paparnya

Ketua tim Penyusunan Tata Tertib (Tatib) DPRD Pamekasandipimpin Ach. Tatang  dan beranggotakan 19 anggota DPRD Pamekasan yang merupakan perwakilan 7 fraksi yang telah terbentuk. (rul/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *