oleh

Tekad Mubarok Usman Pertahankan IMM di Madura

Didirikan di Tengah Organisasi Besar Lain yang Mengakar

Kabarmadura.id/Pamekasan-Terus bergerak menjadi sejarah atau diam menjadi sampah, begitulah prinsip dan tekad Mubarok Usman dalam mendidik dan mengajak kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

ALI WAFA, PAMEKASAN

Sebagai organisasi kemahasiswaan baru di Kabupaten Pamekasan, ketua umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Pamekasanini perlu berjuang dengan dedikasi yang luar biasa untuk menghidupkan organisasinya, dan melanjutkan perjuangan para pendahulunya.

Menurutnya, sebagai organisasi yang tergolong baru, IMM perlu belajar banyak dari anggota Cipayung lainnya, yang lebih dulu hidup dan berkembang di kabupaten berjuluk Gerbang Salam tersebut. Tidak mudah baginya mendirikan organisasi yang hidup di tengah-tengah besarnya organisasi lain.

Kendati begitu, dia memiliki tekad yang besar untuk menjadikan kader IMM sebagai insan yang berkarakter dan berkemajuan. Mubarok juga memiliki mimpi, pada suatu saat kader IMM mampu menorehkan prestasi yang gemilang di Kabupaten Pamekasan.

Dalam mewujudkan mimpinya, mahasiswa Universitas Madura (Unira) tersebut tidak henti-hentinya belajar menempa dirinya terlebih dahulu, sebelum kemudian mewadahi kader IMM lainnya dalam meningkatkan kualitasnya sebagai mahasiswa.

“Setiap pribadi akan menjadi berkarakter jika wawasannya luas, dan mampu menguasai setiap disiplin ilmu, itulah yang menjadi indikator pencapaian saya kedepannya, semua kader harus berwawasan luas, dan tajam dalam berpikir,” ungkapnya.

Di langkah pertama, Mubarok bertekad menjadikan ketajaman intelektual bakal dijadikan prioritas dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang selalu siap menjawab segala tantangan zaman, baginya, pengetahuan dan keluasan wawasan menjadi tumpuan utama bagaimana mahasiswa bisa berkualitas.

Meski begitu, rasa pesimis harus dijauhkan, karena dia yakin, suatu saat, organisasi yang dipimpinnya bakal menjadi organisasi kemahasiswaan yang mampu menyediakan dan menyiapkan SDM yang unggul dan berkompeten di segala disiplin keilmuan.

Diamelihat, mahasiswa Muhammadiyah di Kabupaten Pamekasan tidaklah berjumlah sediki, bahkan di Madura, yang terbanyak berada di Kabupaten Pamekasan merupakan terbanyak. Oleh karenanya, dia optimis, kedepan IMM akan menjadi organisasi besar di Kabupaten Pamekasan dan dapat diperhitungkan.

Selain dari sektor akademik, dia juga komitmen bakal meningkatkan potensi dan skill kadernya agar bisa menjadi pribadi yang kreatif dan inovatif.Sebab, era saat ini sangat mendukung terbentuknya pribadi yang berkualitas dengan sebuah kreasi, sehingga inovatif harus ada dalam diri setiap kader.

“Semuanya sudah serba cepat, jika kita lengah, maka kita akan tertinggal sangat jauh, kecepatan perubahan ini harus disikapi dengan kesiapan pengetahuan dan inovasi berkemajuan, tidak boleh hanya menjadi konsumen, tapi harus menciptakan,” tukasnya.(waw)

 

Komentar

News Feed