oleh

Tekan Pengelola Pantai Tengket di Bangkalan Urus Izin

Kabarmadura.id/Bangkalan-Keberadaan Pantai Tengket di Desa Maneron, Kecamatan Sepulu, hingga saat ini masih ditutup. Pengelola wisata pantai diminta untuk segera mengurus izin. Minggu, (9/8/2020).

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) kabupaten Bangkalan Moh Hasan Faisol berdalih bahwa bukan penutupan Pantai Tengket bukan ranahnya. Pihaknya menyarankan agar kebijakan yang berhubungan dengan penindakan sudah masuk tugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).

“Sementara ditutup, itu harus mengurus izin dulu, dan untuk soal penutupannya sudah bagian Satpol PP,” singkatnya.

Terpisah Kepala Satpol PP Bangkalan Irman Gunadi menyampaikan, pengelola pantai  dan pemilik usaha warung di Pantai Tengket sudah menerima. Dikatakannya jika mereka berjanji akan mengurus izin agar bisa beroperasi lagi dan status illegal.

”Sambil menutup warung yang berada di lokasi pantai tengket pemilik warung sambil mengurus  izinnya,” jelasnya

Sementara itu ketika para pelaku usaha yang berada di lokasi tersebut  sudah memiliki surat izin usaha perdagangan. Tentunya akan mempermudah dalam administrasi.

“Ketika pemilik usaha sudah mengurus  dan mengantongi SIUP maka usaha yang berada di lokasi pantai tersebut sudah beroperasi kembali,” paparnya

Ditanya jumlah usaha yang berada di lokasi Pantai Tengket? Irman menjelaskan jika pelaku usaha yang berada di lokasi pantai sekitar ada delapan pelaku usaha. Pihaknya menyampaikan bahwasannya  yang dijadikan alasan bagi masyarakat tidak mengurus izin selain tidak tau untuk mengurusnya juga khawatir dikenakan biaya.

”Alasan masyarakat tidak membuat izin selain tidak bisa mengurus administrasi juga khawatir dikenakan biaya sehingga enggan untuk mengurusnya,” jelasnya

Dengan kejadian hal seperti itu tentunya ada sosialisasi sehingga masyarakat bisa mengetahui bahwa pengurusan izin untuk membuka usaha gratis.

“Alaslan mereka  jika urus izin harus membayar padahal gratis. Bisa daftar sendiri via online,,” katanya.

Pihaknya berharap, para pengelola dan pelaku usaha agar secepatnya mengurus izin usaha. Sehingga ketika para pelaku usaha sudah mengantongi izin bisa beroperasi lagi. Selain itu, bisa meningkatkan pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Jika sudah selesai mengurus izin bisa di buka lagi, manfaatnya juga bisa meningkatkan  PAD, dan tentunya mereka lebih tenang karena sudah legal alias resmi,” katanya.(sae/mam)

Komentar

News Feed