Tekankan Cinta Tanah Air, Rektor IAIN Madura Lantik 60 PNS

  • Whatsapp
(KM/ ALI WAFA) SELAMAT BERTUGAS: Rektor IAIN Madura Dr Mohammad Kosim melantik 60 pegawai negeri sipil (PNS).

Kabarmadura.id/Pamekasan-Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura melantik dan mengambil sumpah 60 orang calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di ruang pertemuan rektorat, Kamis (19/03/2020) pukul 09.00 WIB.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Biro, Wakil Rektor I, II, dan III, sejumlah Dekan dari empat fakultas yaitu Fakultas tarbiyah, Syariah, Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Ushuludin dan Dakwah. Juga dihadiri oleh Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian serta beberapa Kepala Prodi.

Bacaan Lainnya

Rektor IAIN Dr Mohammad Kosim mengatakan menegaskan, 56 dari ke-60 PNS yang baru dilantik tersebut akan menjadi dosen, sedangkan empat di antaranya akan ditempatkan di bagian administrasi kepegawaian, keuangan dan perpustakaan. Menurut Dr Kosim, 56 orang yang akan menjadi dosen tersebut berasal dari berbagai program studi dan merupakan lulusan S2 dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri serta sebagian lulusan timur tengah.

Dr Kosim berharap, agar semua PNS yang telah dilantik bisa bekerja sesuai peraturan perundang-undangan. Lebih dari itu, memiliki rasa nasionalisme yang kuat serta cinta tanah air. Menurutnya, tidak boleh ada PNS yang memiliki pikiran apalagi gerakan yang menentang keberadaan ataupun esensi dari Pancasila. Jika ada, maka Dr Kosim bernjanji akan secepatnya diusulkan kepada Menteri Agama (Menag)  RI untuk segera diberhentikan.

“Agar bekerja sesuai peraturan perundang-undangan, harus cinta tanah air, cinta NKRI dan Pancasila, tidak boleh punya pikiran apalagi gerakan yang menentang Pancasila. Kalau ada, kami akan secepatnya mengusulkan ke Menag RI untuk dipecat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dr Kosim berharap supaya ke-60 PNS yang telah dilantik bisa melaksanakan lima budaya kerja kementerian agama, yaitu integritas, profesionalitas, inovatif, bertanggung jawab, dan keteladanan. Selain itu, Dr Kosim berpesan bahwa ada dua visi yang penting untuk dilaksanakan bersama-bersama oleh seluruh pegawai IAIN Madura, yaitu relijius dan kompetitif. Artinya ada dua pekerjaan penting yang harus dilakukan secara bersama, yaitu peningkatan mutu dalam beragama dan mutu akademik.

“Warga kampus harus menjadi warga yang taat beragama, berahlak mulia dan yang terpenting moderat dalam beragama, menghargai keberagaman, dan juga peningkatan mutu akademik,” pungkasnya. (km53/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *