Tekankan Pemkab di Madura Siapkan Infrastruktur Penunjang Tol Trans Madura

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) JEMBATAN NASIONAL: Demi mempercepat pengembangan ekonomi Madura dari realisasi Tol Trans Madura, semua kabupaten di Madura diminta segera ikut andil.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Rencana pembangunan tol Trans Madura sudah mulai masuk tahap perencanaan. Kabar tersebut muncul setelah digelarnya forum group discussion (FGD) sebagian tokoh Madura beberapa waktu lalu.

Menurut Anggota Komisi V DPR RI Dapil Jatim XI Madura Syafiuddin Asmoro, salah satu yang menjadi semangat dan harapan besar adalah peluang untuk mendongkrak perekonomian di Madura. Sehingga semua kabupaten harus ikut andil. Semua infrastruktur lokal yang menunjang pembangunan harus segera menjadi prioritas.

Bacaan Lainnya

Legislator yang turut dalam FGD itu menyampaikan, dalam implementasi percepatan pembangunan melalui Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2020 itu, peranan pimpinan daerah yang dimaksud, baik mempersiapkan kebutuhan administrasi pembangunan atau fasilitas yang menunjang kemajuan proyek tersebut.

“Tentu ini harus kita siapkan, utamanya akses yang nantinya akan digunakan, harus jadi prioritas di masing-masing kabupaten,” paparnya.

Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bangkalan itu juga berharap, pemerintah segera proaktif mengawal, agar Bangkalan bisa mendapatkan keuntungan besar dari faktor ekonomi. “Sangat disayangkan kalau nanti proyek ini dibangun tapi kita tidak bisa mendapatkan apa apa,” ulasnya.

Sedangkan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bangkalan Eko Mariyono menyampaikan, Bangkalan mendukung penuh rencana pembangunan Tol Trans Madura. Sebab, nantinya proyek tersebut bisa menjadi sarana pendongkrak perekonomian di Madura.

“Bupati menjadi salah satu tokoh yang mendukung pembangunan ini, karena kita memiliki peluang besar untuk meningkatkan ekonomi,” paparnya.

Pada saat mengikuti FGD, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan juga sudah mengikuti dan menampung segala solusi yang disampaikan. Tetapi sementara pemerintah belum tuntas melakukan kajian. Sehingga semua perencanaan masih terus dibicarakan dan dikembangkan.

Sedangkan menurut Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Muh. Syarif, pemkab harus lebih aktif lagi dan lebih cepat menuntaskan persoalan kajian, sehingga perencanaan bisa segera diajukan.

Syarif mengharapkan agar tim percepatan yang dibentuk pemkab bisa segera menyusun rancangannya. Sebab banyak kesempatan yang bisa dimanfaatkan.

“Agar Madura tidak hanya menjadi lahan pembangunan, tetapi juga ikut membangun bersama,” tegas Syarif..

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *