Telan Anggaran Jumbo, Tajamara Dibiarkan Terbengkalai

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/SUMENEP-Pembangunan Taman Tajamara menghabiskan anggaran jumbo yakni, senilai Rp1.469. 564. 394 ,68. Namun demikian, taman tersebut hingga saat ini masih belum beroperasi.

Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PU PRKP) dan Cipta Karya melalui Kepala Bidang (Kabid) Penataan Ruang Indra Wahyudi mengutarakan, Taman Tajamara masih dalam masa pemeliharaan selama 6 bulan setelah selesai dibangun.

“Sebenarnya, saat ini sudah lewat dari waktu pemeliharaan. Hanya saja masih banyak kekurangan-kekurangan yang harus diperbaiki,” katanya, Kamis (26/9).

Dijelaskan, jika nanti sudah beroperasi maka taman tersebut akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) dan rest area. Secara lebih khusus, fungsi dan manfaat Tajamara yakni untuk parkir bus pariwisata yang sekaligus dapat dijadikan sebagai titik awal wisata kota, rest area wisatawan, RTH dan taman bermain, serta showroom produk-produk unggulan Kabupaten Sumenep.

“Taman Tajamara itu diharapkan bisa jadi pusat informasi wisata serta sumber PAD,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Abdul Hamid menyampaikan, pengelolan Tajamara harus benar-benar diperhatikan, agar tidak terkesan membuang anggaran. Sebab, sejauh ini masih belum ada kejelasan dari dinas terkait.

“Rencana yang matang bakal mendapatkan hasil yang positif, demikian pun sebaliknya,” tegasnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut berharap, keberadaan taman tersebut segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Untuk itu, ia meminta dinas terkait bertanggung jawab.

“Dinas terkait harus bertanggung jawab atas pengadaan dan pengelolaan rest area taman tajamara tersebut,” pungkasnya. (imd/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *