oleh

Telan Rp50 Juta, TRK Masih Memprihatinkan

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Kondisi Taman Rekreasi Keluarga (TRK) Bangkalan, seharusnya menjadi taman bermain yang nyaman dan menyenangkan. Sayang hal itu belum dirasakan para pengunjung. Pasalnya, kondisi TRK saat ini sangat memprihatinkan, banyak tempat dan area bermain yang rusak. Padahal anggaran perawatan taman yang berada di belakang Stadion Gelora Bangkalan itu mencapai Rp50 juta tiap tahun.

Tak pelak kondisi fasilitas TRK yang terkesan dibiarkan tanpa perawatan itu dikeluhkan para pengunjung. Salah satunya seperti yang disampaikan Yayak. Pengunjung asal Kecamatan Burneh itu, mengaku sangat menyayangkan kondisi area bermain anak yang dibiarkan rusak tanpa perbaikan.

Selain sejumlah fasilitas yang rusak, keindahan TRK juga tercemar dengan banyaknya sampah plastik yang berserakan. Bahkan banyak rumput liar yang tumbuh hingga meninggi. Kondisi sebagian fasilitas ayunan yang ditambal akibat bolong, semakin membuat kondisi TRK semakin memperihatinkan.

“Sebenarnya tempatnya enak, hanya saja area bermainnya banyak yang sudah berkarat,” katanya, Rabu (12/6).

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan Muhammad Hasan Faisol membenarkan hal tersebut. Dirinya menjelaskan, berdasarkan data yang diperoleh dari pengelola lama yakni Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bangkalan, anggaran perawatan untuk TRK digerojok sebesar Rp50 juta tiap tahun.

“Anggaran tersebut menurut saya masih kurang dalam hal perawatan,” kilahnya.

Hasan mengakui, kondisi TRK saat ini sangat memperhatinkan, tak hanya sarana bermain, fasilitas jalan setapak di di dalam TRK terlihat rusak dan jebol. Bahkan panggung untuk pertunjukkan yang berada di sisi selatan TRK terlihat kotor dan tak terawat, karena tidak pernah difungsikan.

Dirinya menjelaskan, pihaknya berencana akan menambah wahana bersantai di sekitar danau di sekitar area TRK tersebut, guna menambah kenyaman pengunjung. Namun hal itu baru bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2020, sebab, dirinya baru menerima amanah mengelola TRK Dispora Bangkalan pada tahun 2019.

“Nanti akan seperti tempat nongkrong gitu di pinggir danaunya,” pungkasnya. (ina/pin)

Komentar

News Feed