Tepis Hoaks, Pemkab Sampang Pastikan Jenazah Meninggal dari Malaysia Bukan Karena Covid-19

  • Whatsapp
(KM. IST/DISKUMNAKER) IMBAU: Pemkab Sampang mengimbau masyarakat untuk tidak percaya isu hoaks terkait kedatangan jenazah dari Malaysia.

Kabarmadura.i/SAMPANG-Di tengah wabah Covid-19, warga Desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang, kedatangan jenazah seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) Malaysia. Namun demikian, warga diimbau untuk tidak panik, lantaran jenazah yang dipulangkan tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan wabah Covid-19, melainkan karena penyakit bawaan yang diderita oleh almarhum.

Kepala Seksi (Kasi) Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja (Diskumnaker) Sampang Agus Sumarso, memastikan jika jenazah yang bernama Mudiman warga Gunung Maddah tersebut, meninggal pada tanggal 7 April 2020 bukan karena terinfeksi Covid-19.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut diketahui berdasarkan informasi dari Kedutaan Besar (Kedubes) Indonesia di Kuala Lumpur Malaysia. Dirinya menjelaskan, jenazah tersebut dipulangkan atas permintaan saudara almarhum.

“Jenazah diterima saudara sepupunya di Bandara Juanda Surabaya. Adapun dari Jaunda Surabaya difasilitasi oleh Diskumnaker Sampang dengan menggunakan ambulance hingga ke kampung halamannya di Desa Gunung Maddah pada Minggu (12/4/2020) malam,” ungkapnya, Senin (13/4/2020).

Dirinya mengungkapkan, meski almarhum meninggal karena penyakit bawaan, namun untuk memastikan jenazah tersebut bersih dari Covid-19, Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sampang, masih melakulan pemeriksaan di Posko Jembatan Timbang Kecamatan Jrengik.

“Sebelum jenazah itu tiba ke kampung halamannya masih dilakukan pemeriksaan di posko penanganan Covid-19, dan disaksikan langsung oleh Bupati Sampang,” imbuhnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat Sampang untuk tidak panik dengan kedatangan jenazah dari Malaysia tersebut. Sebab jika melihat rekam medis penyebab kematian, jenazah tersebut dipastikan bersih dari Covid-19.

Pihaknya juga meminta, agar masyarakat Sampang agar tidak termakan oleh isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Jangan mudah menerima informasi yang beredar, jadi jangan langsung percaya agar tidak termakan berita hoaks. Kematian TKI ini disebabkan karena penyakit stroke dan diabetes bukan karena Covid-19,” pungkasnya. (mal/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *