Tepis Tidak Ada Penggelapan Mobdin

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) MOBIL DINAS: Wakil Ketua DPRD Sampang Fauzan Adzima menunjukkan mobil dinas yang diduga jarang terlihat di Kantor Kabar Madura, Rabu (11/11/2020).

KABARMADURA.ID, Sampang –  Dugaan penggelapan mobil dinas (mobdin) di internal Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang sempat menjadi perbincangan hangat. Namun, salah satu pimpinan wakil rakyat memastikan tidak ada kasus penggelapan di internalnya.

Wakil Ketua DPRD Sampang, Fauzan Adzima mengaku selama ini mobil Nissan Extrail warna putih nomor polisi M 1153 NP dipakai dirinya. Namun selama ini tidak ada upaya penggelapan atau gadai terhadap aset negara itu.

Bacaan Lainnya

“Mobil selama ini saya pakai sendiri. Tidak benar jika dikatakan digelapkan atau digadaikan,” katanya.

Selama ini, lanjut dia, mobdin dipakai untuk kepentingan konstituennya. Bahkan diakui jika perawatan mobil tetap dijaga. Terbukti, kendaraan masih terlihat utuh dan terawat.

“Kami buktikan kalau mobil itu masih terawat,” ucapnya.

Fauzan Adzima mengatakan, jika dirinya dituduh menggelapkan harus ada bukti. Apalagi dituduh digadaikan harus ada bukti transaksi. Namun sebaliknya selama ini mobil tetap dipakai dengan baik, bahkan sebagai penunjang operasional kedewanan.

“Daripada mobil diam tidak dipakai malah rusak,” ucapnya.

Diakuinya, jika selama ini ia memakai dua mobdin. Namun menurutnya, keduanya dipakai dalam aktivitasnya sebagai anggota DPRD. “Sekali lagi saya mengatakan penggelapan itu tidak benar dan saya merasa dirugikan dengan adanya tuduhan itu,” imbuhnya.

Terpisah, Sekretaris DPRD Sampang, Moh. Anwari Abdullah membenarkan jika mobdin tersebut sering terlihat. Bahkan sering digunakan untuk keperluan badan kelengkapan dewan.

“Mobil itu ada dan tidak ada yang menggelapkan. Selama ini masih bisa dipakai keperluan di internal DPRD,” ucapnya. (km54/mam)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *