oleh

Terbengkalai Ada Refocusing Covid-19, 2 TPS3R Digrojok rp400 Juta

Kabarmadura.id/Pamekasan-Realisasi pembangunan Tempat Pembuangan Sampah, Reduce Reuse Recycle (TPS3R) di DInas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan  tidak berjalan optimal. Dari tujuh pembangunan yang direncanakan harus selesai tahun ini, hanya mampu merealisasikan lima TPS3R.

Sedangkan dua pembangunan terbengkalai. Salah satu kendalanya, refocusing penanganan covid-19, pada perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2020 yang diproyeksikan untuk pembangunan lanjutan TPS3R.

“Oleh Karena Keterbatasan karena covid ini kita melakukan refocusing terhadap KUAPPAS yang ada di DLH, menggeser beberapa kepentingan pembangunan yang lebih prioritas menurut kami,” ujar,Kepala DLH Pamekasan Amin Jabir,  (6/9/2020).

Menurutnya, untuk dua pembangunan  hingga saat ini belum terealisasi diproyeksikan di Desa Waru Barat Kecamatan Waru, dan Desa Pademawu Timur Kecamatan Pademawu. Hanya saja, khusus Pademawu Timur akan dilaksanakan pada tahun 2021

“Skala prioritas penanganan sampah ini untuk pembangunan TPS3R dalam rangka mengantisipasi persoalan sampah kota dan pinggiran kota, memang kami prioritaskan kepada desa dan kelurahan di daerah pinggiran sungai, kemudian daerah yang memiliki pesantren, desa yang memiliki pasar, kemudian desa-desa yang berada dipinggir pantai,”jelasnya.

Adapun untuk anggaran pembangunan berkisar Rp200 juta per satu TPS3R. Sehingga  jika terdapat dua pembangunan, maka total anggaran mencapai Rp400 juta. Dana tersebut bersumber dari APBD.

Sementara itu, Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Ismail menyampaikan, akan terus mendorong pemkab untuk terus menyelesaikan persoalan pengelolaan sampah, baik berupa pembangunannya atau tata cara pengelolaan secara profesional.

“Kami akan terus mendorong, termasuk rencana yang akan dibangun tujuh ternyata hanya lima, termasuk waru barat yang termasuk kami persoalkan, tapi Alhamdulillah waru barat bisa dibangun untuk tahun ini,” responya, (rul/ito)

Komentar

News Feed