oleh

Terdampak Covid-19, Dinkes Bakal Usulkan Perubahan Target PAD Puskesmas

Kabarmadura.id/Bangkalan-Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Bangkalan H Sudiyo akan mengusulkan penurunan target PAD ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bangkalan. Hal ini terkait dengan menurunnya pendapatan asli daerah (PAD) dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Bangkalan.

” Saya akan mengusulkan kepada Bapenda untuk menurunkan target PAD, sebab di tengah Covid-19 pengunjung Puskesmas sangat turun drastis,” jelasnya.

Ia menyebutkan, PAD puskesmas menurun lantaran masyarakat takut berobat ke puskesmas.

“Masyarakat Bangkalan mulai takut untuk memeriksa kesehatannya ke puskesmas, lantaran adanya Covid-19,” jelasnya, Selasa (30/6/2020).

Kepala Puskesmas Kabupaten Bangkalan, dr. Daniar Sukmawati menyampaikan,Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Puskesmas di Kabupaten Bangkalan diperkirakan tidak mencapai target. Pasalnya saat ini masyarakat takut berobat ke puskesmas sehingga kondisi puskesmas telihat lebih sepi.

“Sekarang masyarakat enggan berobat ke puskesmas, kecuali masyarakat yang benar-benar membutuhkan pertolongan tenaga kesehatan,” jelasnya, Minggu (28/6/2020).

Target PAD tahun 2020 Rp139 juta, namun sampai saat ini pihaknya menyebutkan masih mencapai 91 juta, atau mencapai 65 persen. Pihaknya mengaku, mencapai 65 persen lantaran pada awal tahun terjadi pemeriksaan para jemaah haji.

Pihaknya berharap Covid-19 di akhir bulan Juni sudah melandai sehingga masyarakat tidak perlu takut lagi datang ke puskesmas.

“Saya harap penyebaran Covid-19 cepat berlalu sehingga masyarakat tidak perlu khawatir ketika datang puskesmas untuk berobat,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bangkalan Nur Hasan menuturkan, PAD puskesmas di seluruh Bangkalan hampir dari 50 persen mengalami penurunan.

“Setelah kami tanyakan ke setiap kepala puskesmas di Bangkalan, rata-rata target PAD masih mencapai di bawah 50 persen,” jelasnya.

Pihaknya mengaku bahwasannya setelah ditanyakan ke setiap kapus dengan kondisi seperti ini akan sulit untuk mencapai 100 persen target PAD.

“Setelah saya konfirmasi ke setiap kapus di kabupaten Bangkalan, banyak yang memastikan bahwa target PAD tidak akan mencapai 100 persen,” tuturnya. (sae/pai)

 

Komentar

News Feed