Terdampak Covid-19, Perluasan Lahan Bandara Trunojoyo Gagal

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) GAGAL : Perluasan Bandara Trunojoyo tidak terealisasi ditahun 2020.

Kabarmadura.id/Sumenep– Perluasan lahan Bandara Trunojoyo Sumenep gagal teralisasi. Pasalnya, anggaran tersebut dialihkan atau dipergunakan untuk Covid-19. Sehingga, perluasan lahan yang direncanakan mulai action di tahun 2020 harus tertunda.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas perhubungan Sumenep Dadang Dedi Iskandar mengatakan, anggaran lahan tersebut saat ini sudah dialihkan pada kebutuhan Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Akibat dialihkan pada Covid-19, perluasan lahan Bandara Trunojoyo tidak terealisasi tahun ini,” katanya, Minggu (17/05/2020).

Untuk diketahui, anggaran Dishub yang dialihkan untuk Covid-19 mencapai Rp24 miliar, termasuk anggaran perluasan bandara tersebut.

Direncanakan, perluasan lahan bandara  mencapai 33 hektare. Saat ini masih sisa 10 hektare. Sisa 10 hektare saat ini masih belum tergarap.

“Gagalanya perluasan lahan masih bisa direncanaakan. Sehingga tahun 2021 dapat dilakukan pengerjaan,” paparnya.

Sebelumnya Dadang juga menjelaskan, rencananya, lahan itu akan digunakan untuk kebutuhan sarana bandara. Salah satunya hanggar pesawat dan perluasan akses jalan dari terminal menuju bandara.

Sementara itu, sekretaris Komisi III DPRD Sumenep M. Ramzi mengatakan, semua mitra kerja Komisi III sudah rapat untuk pemangkasan.

“Masing-masing OPD dipangkas hingga mencapai 50 persen untuk kepentingan Covid-19,” paparnya.

Dirinya mendukung, perluasan lahan Bandara Trunojoyo memang sangat layak untuk tidak terealisasi . Sebab, kebutuhan untuk penganan Covid-19 saat ini sangat mendesak.

“Bukan hanya perluasan bandara saja yang dilakukan pemangkasan. Tetapi, semua OPD juga dilakukan pemangkasan,” pungkasnya. (imd/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *