Terdampak Refocusing. Bantuan untuk Sekolah Penggerak Dipangkas hingga 40 Persen

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) SEMANGAT: Sejumlah siswa sedang mengikuti kegiatan belajar di dalam kelas.

KABARMADURA.ID,  SUMENEP-Sebanyak 55 lembaga pendidikan yang ditetapkan sebagai sekolah penggerak oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI akan mendapatkan dana tambahan pada tahun 2021.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Sumenep Muhamad Iksan mengutarakan, tahapan pengembangan sekolah penggerak, sudah berjalan, beberapa guru telah diikutkan diklat. Selain itu, menurutnya, program pemerintah pusat tersebut juga memberikan tambahan anggaran terhadap sekolah penggerak.

“Tetapi dalam edaran terbaru, ada pengurangan fasilitas atau anggaran yang menjadi haknya sekolah. Istilahnya di-refocusing,” katanya, Senin (31/8/2021).

Semula fasilitas sekolah penggerak untuk sekolah menengah pertama (SMP) akan mendapatkan bantuan hibah sebesar Rp175 juta. Namun, setelah di-refocusing, bantuan hibah menjadi Rp100 juta. Sementara, untuk sekolah dasar (SD), bantuan hibah sebesar Rp70 juta, dari yang sebelumnya Rp150 juta.

Sesuai petunjuk teknis (juknis), dana tersebut harus dibelanjakan untuk tambahan kelengkapan sarana dan prasarana (sarpras), in house training (IHT), dan untuk perbaikan sekolah. Dana tersebut langsung masuk ke rekening yayasan, dan Disdik Sumenep tidak memiliki otoritas untuk melakukan pengawasan.

“Harapan kami, dibelanjakan sesuai kebutuhan. Meski ada pengurangan hingga 40 persen, harus tetap dimaksimalkan,” imbuh Iksan.

Dari 55 lembaga tersebut, menurutnya, jumlahnya rata antara negeri dan swasta. Bahkan ada sekolah luar biasa (SLB). Rinciannya; 8 TK, 29 SD, dan 18 SMP yang lolos seleksi sebagai pelaksana program sekolah penggerak.

“Puncak harapan pemerintah dalam pelaksanaan program sekolah penggerak ini adalah meningkatnya prestasi belajar siswa dan mutu pendidikan di Sumenep,” paparnya. (ara/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *