oleh

Tergerus Aturan Baru, Dana Penanganan Covid-19 Rp35 Miliar Hangus

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengalokasikan dana khusus penanganan Covid-19 tahun 2021 senilai Rp35 miliar. Dana yang masuk dalam nomenklatur bantuan tak terduga (BTT) itu batal lantaran terhambat regulasi baru.

Kepala Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep Rudi Yuyianto melalui Kepala Bidang Anggaran Ferdiansyah mengatakan, untuk anggaran tersebut masih dikoordinasikan.

“Kalau kerangka-kerangkanya sudah ada, bahkan ada beberap opsi, kami akan sepakati yang paling nyaman nanti. Sebab yang Rp35 miliar itu tidak bisa dilanjutkan karena regulasi baru,yaitu Peraturan Menteri Keuangan (PMK)Nomor 17 Tahun 2021,” katanya, Senin (8/3/2021).

Sebelum ada aturan baru itu,dana Rp35 miliar itu masuk pada BTT yang akan menyasar ke 8 OPD Pemkab Sumenep, salah satunya Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep yang dijatah Rp15 miliar untuk kegiatan vaksinasi.

Selain itu, ada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh, Anwar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial (Dinsos),Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(BKPSDM), Dinas Komunikasi dan Komunikasi (Kominfo), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Kalau Dinkes dan rumah sakit pasti ada, tapi untuk OPD yang lain seperti yang disebutkan atau tidak masih belum ditentukan. Sekarang masih proses pembahasan,” tuturnya.

Namun poin besarnya, refleksi dari aturan tersebut ada patokan umum, yaitu untuk vaksinasi yang hal ini adalah untuk pendistribusiannya, insentif tenaga kesehatan (nakes) dan penyemprotan disinfektan.

Anggaran akan diancang-ancang akan mengambil 8 persen dari dana alokasi umum (DAU) APBD Sumenep dengan nominal sekitar Rp1 triliun.

“Itu dapat dipersentasekan sendiri berapa 8 persen dari dana tersebut,” pungkasnya. (ara/waw)

Komentar

News Feed