oleh

Terhentinya Rekor Terbaik Musim 2016

Kabarmadura.id-Tahun 2016, Torabika Soccer Championship (TSC) menjadi turnamen sebagai pengganti dari kompetisi. Masa tersebut terjadi usai sepak bola Indonesia dibekukan FIFA. Diketahui, kompetisi baru kembali bergulir musim 2017 dengan sejumlah penerapan sistem baru seperti marquee player dan memainkan tiga pemain muda di 45 menit pertama.

Turnamen tersebut tercatat sebagai gelaran pertama terbesar Madura United. Hal itu tidak terlepas tim yang berbasis di Pulau Garam itu terbentuk sejak 10 Januari 2016.

Kendati sebagai pendatang baru di kompetisi domestik tertinggi Indonesia, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab sukses menorehkan catatan apik dengan 10 pertandingan tanpa kalah. Bahkan, dari sepuluh laga itu, hanya dua kali yang menuai hasil seri kontra Persib Bandung dan Bali United masing-masing skor 0-0.

Sementara itu, Slamet Nurcahyo dan kolega berhasil menundukkan Borneo FC (2-1), Persiba Balikpapan (3-1), Bhayangkara FC (1-0), Mitra Kukar Kartanegara (3-2), Persegres Gresik United (2-1), PSM Makassar (4-1), Persija Jakarta (3-0), Persipura Jayapura (2-0).

Namun sayang, catatan apik itu terputus. Itu saat Madura United melawat ke markas Semen Padang di Stadion Agus Salim Padang, Sabtu (8/8/2020) besok di tahun 2016 atau empat tahun silam.

Sejatinya, tim yang dibesut Gomes de Oliviera saat itu berpotensi menggenapkan ke 11 laga tanpa tersentuh kekalahan. Itu usai bek asing Madura United Fabiano Beltrame berhasil memanfaatkan kemelut buah dari percobaan Engelberd Sani di menit ke-18.

Kerja keras tim tuan rumah membuahkan tiga gol yang dicatatkan striker Semen Padang yang berasal dari Brasil Marcel Sacramento. Masing-masing di menit 27 dan 2 gol dalam kurun waktu dua menit di awal babak kedua.

Hasil tersebut membuat Madura United berada di posisi kedua klasemen sementara TSC 2016 dengan nilai 30. Berbeda dengan Semen Padang yang masih tertahan di posisi kelima dengan raihan 23 poin.

“Waktu itu, kami sangat sedih sekali, tidak bisa mempertahankan keunggulan. Kalau bisa imbang sebenarnya itu bagus agar tren kami tidak terputus. Iya, itu perjalanan Madura United yang bagus, capaian yang gemilang,” ujar gelandang Madura United Asep Berlian yang merumput dalam laga tersebut. (idy/nam)

Komentar

News Feed