Terkendala Antrean Pembuatan Virtual Account, 178 Desa Belum Cairkan BLT-DD

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) PENYALURAN: DPMD Pamekasan hanya menginventarisir 10 desa yang mengusulkan BLT-DD bulan ke-5.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan mencatat, penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) tahap ke-4 tersisa 40 desa. Namun, dari 178 desa yang berhak mencairkan pada bulan ke-5, hanya ada 10 desa yang mengajukan pencairan.

Menurut Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan dan Pengelolaan Keuangan Desa DPMD Pamekasan Farid Rahman, pencairan BLT-DD jadwalnya sudah masuk pencairan BLT-DD bulan ke-6, tetapi dari 178 desa, tidak satupun desa mencairkan. Kendalanya antrean pembuatan virtual account (VA) di perbankan.

Bacaan Lainnya

“Sampai dengan hari ini, rata-rata desa sudah mencairkan BLT-DD bulan ke-4. Sebagian ada yang sudah mencairkan pada bulan ke-5. Kalau diurut, semestinya sudah mencairkan bulan ke-6, karena kendalanya pengajuan VA ke Bank Jatim itu 3 sampai 7 hari untuk pencairannya,” paparnya, Kamis (17/6/201).

Lebih rinci, untuk bulan ke-1 dan 3, ada 1 desa yang tidak mencairkan BLT-DD, yaitu Desa Lesong Dejah karena terkendala  anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) yang belum ditetapkan. Sedangkan bulan ke-4, tersisa 40 desa yang belum mencairkan, dan pada bulan ke-5, 10 desa yang mengajukan pencairan..

“Untuk tahap 4, 80 persen yang mencairkan, kisaran 40 desa yang belum, tahap 5 ada sekitar 10 desa,” ulasnya.

Dijelaskannya, jumlah penerima BLT-DD selama tahun 2021 sebanyak 20.606 penerima. kecuali Desa Lesong Dejeh. Sedangkan untuk tahun 2020, ada 20.703 penerima, dengan jumlah nominal Rp300 ribu per  bulan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa melalui kecamatan, untuk segera memfasilitasi percepatan penyaluran BLT-DD,”  tukasnya. (rul/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *