Terkendala Aturan, Ratusan Aset Pemkab Pamekasan Belum Disertifikasi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ BPKPD For KM) TARGET: Sertifikasi aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan diminta selesai tahun ini.

KABARMADURA.ID, PAMEKASANBadan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pamekasan mencatat, dari sertifikasi 1.601 aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, tersisa 726 yang belum memiliki sertifikat. 

Sementara itu, pada bidang sertifikasi aset sungai tidak bisa dijamin tuntas pada tahun ini. Sebab, regulasinya belum diatur oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Padahal, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengarahkan secara khusus, bahwa sertifikasi aset harus selesai pada tahun ini. 

Kepala BPKPD Pamekasan Sahrul Munir menyampaikan, untuk sertifikasi aset pada tahun 2021 per bulan Oktober mencapai 104 sertifikat, dari target penuntasan 830 sertifikat. Sisanya masih ada 726 aset yang belum. Namun, ia menyampaikan, sisa aset yang belum disertifikasi tersebut sudah dilakukan pengukuran. 

“Sesuai saran KPK, pemerintah daerah (pemda) didorong untuk mempercepat sertifikasi aset, tahun ini harus tuntas. Sehingga, sudah dilakukan langkah-langkah, koordinasi dengan semua pihak, termasuk BPN, kejaksaan, camat, dan kepala desa (kades) serta lurah,” paparnya, Minggu (10/10/2021).

Lebih lanjut, langkah koordinasi tersebut bertujuan untuk bisa mempercepat berbagai proses dari pelaksanaan sertifikasi aset, yang diantaranya pengukuran aset, mulai dari jalan, gedung sekolah, termasuk juga aset tanah di bantaran sungai. 

“Sehingga kalau dulu rata-rata 25 sertifikat per tahun, sekarang ini sudah ada 100 sertifikat yang sudah diselesaikan, sisanya dalam proses,” ungkapnya.

Adapun kendala yang dihadapi untuk tercapainya target sertifikasi aset tahun ini yaitu medannya sangat panjang dan lokasinya jauh dari jangkauan. 

“Kami sudah koordinasi dengan BPN, informasi terakhir, ternyata sertifikasi sungai belum diatur regulasinya, sehingga kami hanya mengukur saja,” pungkasnya.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *