Terkendala Pendataan, 95 Lembaga PAUD Belum Terima Dana BOP

(KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) MENINGKAT: Berdasarkan keputusan Kemendikbud-Ristek, dana Bantuan Operasional Pendidikan mengalami peningkatan menjadi Rp630/siswa dalam satu tahun.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan mencatat, jumlah lembaga pendidikan di jenjang pendidikan usia dini (PAUD) sederajat mencapai 996 lembaga, Namun, tidak semua lembaga mendapatkan bantuan operasional pendidikan (BOP). Meskipun, secara pemerolehan naik Rp30 ribu.

Menurut Kepala Seksi (kasi) Peserta Didik dan Pengembang Karakter Bidang PAUD Disdikbud Pamekasan Kusnasi, 95 lembaga yang tidak dapat menerima BOP tahun ini disebabkan data pokok pendidikan (dapodik) tidak sinkron. Selain itu, sebagian lembaga hingga saat ini belum mengupdate buku rekening lembaganya.

“Total siswa penerima dari 991 lembaga di jenjang PAUD ada 27.705 orang. Saat ini, BOP untuk Pamekasan naik menjadi Rp630 ribu. Hal tersebut sesuai dengan keputusan Kemendikbud-Ristek,” ujar Kusnasi, Rabu (9/3/2022).

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya, pencairan BOP kali tidak melewati proses pencairan di Disdikbud Pamekasan melainkan melalui Kemendikbud Ristek. Langsung dicairkan ke rekening lembaga masing-masing.

Sementara itu, tambah Kusnasi, untuk BOP tidak jauh berbeda dengan Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dana tersebut dikelola oleh masing-masing lembaga, tidak diberikan kepada siswa.

Tidak hanya itu, ia mengungkapkan, penggunaan dana BOP tersebut sudah diatur dalam Petunjuk Teknis (Juknis) Nomor 2 Tahun 2022 Kemendikbud RI. Seperti halnya mengenai peningkatan kapasitas pendidikan dan tenaga kependidikan, pembayaran listrik, dan sebagainya.

Ia menambahkan, progresnya pencairannya masih menunggu, karena penetapannya ada di Kemendikbud, berdasarkan validasi operator yang dilakukan oleh masing-masing lembaga.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.