Terkendala Refocusing, Pengelolaan RTH Hanya Capai 11 Persen

  • Whatsapp
KM/ZUBAIDI SANTAI: Saat masyarakat sedangkan berada di taman arek Lancor

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah Kabupaten Pamekasan nampaknya harus lebih ditingkatkan. Karena, hingga memasuki semester II tahun ini, pengelolaan RTH di Bumi Gerbang Salam masih mencapai 11 persen.

Kepala Seksi (Kasi) Pemeliharaan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan Moh. Mulyadi menjelaskan, minimnya capaian pengelolaan RTH tahun 2021 sebab anggaran yang tersedia terbatas.

“Kendala terbesar kami karena anggaran yang ada sangat terbatas,” terang Moh. Mulyadi, Rabu (4/8/2021).

Menurutnya, anggaran untuk RTH tahun ini mengalami refocusing, sehingga pengelolaan RTH sedikit lambat. Anggaran untuk pengelolaan RTH tahun ini hanya sebesar Rp30 juta, lebih kecil dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp50 juta.

Anggaran Rp30 juta tersebut, tambah Mulyadi, digunakan untuk pengelolaan taman yang di wilayah perkotaan seperti Taman Arek Lancor dan pemotongan pohon di semua ruas jalan di kota.

“Sesuai Permen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 8, kita harus memelihara pohon untuk keberagaman dan tumbuh kembang pohon itu sendiri,” tegasnya.

Pihaknya juga menuturkan, pengelolaan RTH bukan hanya tanggung jawab DLH. Namun merupakan tangung jawab semua pihak.

Sehingga, ia berharap ada keterlibatan semua pihak, termasuk swasta untuk mewujudkan program pemkab yakni 30 persen RTH di tahun 2021 ini.

“Sebetulnya pengusaha yang mengajukan izin pada kami diwajibkan untuk membuat RTH di lahan usahanya, minimal 20 persen ada RTH-nya,” sambungnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan melakukan pertemuan dengan beberapa stakeholder yang lain untuk membahas pengelolaan RTH tersebut.

“Jika PPKM ini sudah berakhir, kita langsung adakan pertemuan, sehingga pengelolaan RTH bisa mengalami peningkatan,” pungkasnya. (bai/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *