Terminal Kargo Bakal Dialihkan Jadi Rest Area

  • Bagikan
BERALIH: Bangunan yang direncanakan jadi terminal barang dan dibangun selama 9 tahun, akan berubah jadi rest area saja.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Proyek terminal barang di Pamekasan, diwacanakan untuk beralih fungsi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan berencana menjadikannya sebagai rest area.

Proyek yang dianggap belum rampung itu, sudah dikerjakan bertahun-tahun dan selalu menyedot anggaran setiap tahunnya. Selama bertahun-tahun itu pula, semua anggaran yang disiapkan, hanya untuk kepentingan fasilitas penunjang bangunan terminal barang, bukan rest area.

Pengalihan fungsi itu, dengan alasan agar aset yang berlokasi di Desa Larangan Tokol Kecamatan Pamekasan itu menjadi milik Pemkab Pamekasan. Sebab, sejak Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengambil alih kepemilikannya, Kabupaten Pamekasan praktis tidak berwenang mengelolanya.

Menurut Bupati Pamekasan Badrut Tamam, terkait pengambilalihan  terminal barang itu, sampai saat ini masih dalam kajian. Karena jika tetap menggunakan istilah terminal barang, maka pemkab tidak bisa mengelolanya.

“Kami masih melakukan kajian terminal barang menjadi rest area bongkar muat, karena jika masih menggunakan terminal barang, ini akan dikelola oleh pusat atau kementerian,” paparnya.

Sampai saat ini, proyek yang sudah dikerjakan selama 9 tahun ini justru menganggr. Di lokasi, justru tampak dua warung pedagang kaki lima (PKL).

Sebelumnya, anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Imam Syafi’e menyoroti terminal barang/kargo yang sudah tampak layak untuk difungsikan tapi sampai saat ini masih belum ada aktivitas apapun.

Menurutnya, terminal bongkar muat barang itu seharusnya sudah bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD), maka sewajarnya sudah harus dimanfaatkan. (rul/waw)

Baca juga  Ini 6 Calon Kepala Dinsos dan Satpol PP Sumenep dengan Nilai Tertinggi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan