Tersedia 1.128 Lowongan ASN, Sekda Pamekasan Mewanti Jangan Percaya Calo

  • Bagikan
(FOTO: KM/ ALI WAFA) DIMATANGKAN: Sekda Pamekasan Totok Hartono dengan BKPSDM sedang melakukan rapat koordinasi terkait pembukaan pendaftaran CPNS dan PPPK

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN  -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan kembali membukan seleksi calon aparatus sipil negara (ASN) terdiri dari calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Terdapat sebanyak 1.128 formasi yang bisa diperebutkan bagi pencari kerja di Pamekasan. Meliputi 236 formasi CPNS dan 892 untuk PPPK. Pendaftaran mengisi lowongan ASN tersebut dibuka mulai 30 Juni hingga 21 Juli 2021.

Dalam seleksi ASN tahun ini, Pemkab Pamekasan juga memberikan alokasi khusus untuk penyandang disabilitas sebanyak 6 orang dan lulusan terbaik dengan status caumlade di perguruan tinggi tempat belajar sebanyak 3 orang.

Pembukaan proses seleksi ASN Pemkab Pamekasan, diawali dengan rapat bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan dengan dipimpin langsung Sekda Pamekasan, Totok Hartono di ruang Wicaksana Pemkab Pamekasan, Rabu (30/6/2021).

Kepala BKPSDM Pamekasan Budi Irianto usai rapat tersebut menguraikan rincian formasi untuk CPNS dan PPPK.

“Rinciannya: 184 tenaga kesehatan dan 52 tenaga teknis. Sementara PPPK meliputi 882 guru dan 9 fungsional non guru,” jelasnya.

Formasi yang disediakan untuk lulusan perguruan tinggi dengan status cumlaude, urai Budi, untuk auditor dan dua orang sebagai penyuluh pertanian. Sementara penyandang disabilitas, satu orang auditor dan dua orang di pengadaan barang dan jasa. Tiga orang lainnya di penyuluh pertanian.

Salah satu syarat yang harus dipenuhi yaitu berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun. Pendaftaran itu dibuka hingga 21 Juli 2021 mendatang. Selain itu, perguruan tinggi dan pogram studi (prodi) pelamar harus sudah terakreditasi.

“Untuk yang cumlaude, kampus dan prodinya harus terakreditasi A saat pelamar lulus. Itu ada di ijazahnya,” lanjut Budi.

Baca juga  Tegaskan Negatif Covid-19, Bupati Antar Jenazah Wabup Pamekasan ke Rumah Duka

Sekda Pamekasan Totok Hartono mengungkapkan, rapat tersebut untuk mematangkan naskah pengumuman sebelum tersebar kepada masyarakat agar tidak membingungkan dan tidak terjadi kesalahan di kemudian hari.

Mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pamekasan itu menegaskan agar masyarakat tidak percaya dengan oknum mengaku calo dalam proses seleksi ASN. Sebab proses seleksi dilakukan dengan sistem sehingga tidak bisa dimanipulasi.

“Ini adalah proses murni. Jangan percaya jika ada yang menjanjikan bisa membantu. Karena semuanya diproses dengan sistem,” tegasnya. (ali/bri)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan