Terus Berinovasi Jadi Strategi Pengurus Baru KONI Sumenep

  • Whatsapp
(FOTO: KM/TAUFIQ HIDAYAT) KOMITMEN: Bupati Sumenep A Busyro Karim menyerahkan bendera KONI kepada Ketua KONI Sumenep yang baru, Sutan Hadi Cahyadi, Senin (8/2/2020).

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Dalam meningkatkan kualitas olahraga di Sumenep, pengurus baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumenep akan gencar konsolidasi ke setiap cabang olahraga (cabor). Pengurus periode 2020–2024 ini secara resmi dilantik Bupati Sumenep A Busyro Karim di Pendopo Agung Sumenep, Senin (8/2/2021).

KONI menaruh harapan besar dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk memperkaya prestasi di sektor olahraga. Terlebih untuk bersaing dengan daerah lain baik dalam skala nasional dan internasional.

Bacaan Lainnya

Bupati Sumenep A Busyro Karim berharap, pada kepengurusan KONI Sumenep yang baru, bisa lebih berinovasi. Inovasi dalam menggairahkan semangat olahraga itu, orientasinya bukan sekadar untuk kesehatan, tapi untuk membranding Sumenep.

“Dengan harapan ke depan lebih berprestasi, dan meyakinkan program serta  manajemennya ke kami. Nanti ketika sudah jelas dan ada target, maka pemerintah siap memfasiltasi pembiayaannya,” kata suami Nurfitriana Busyro itu, (8/2/2021).

Bupati dua periode ini juga mengatakan, dalam perjalanan aktivitas KONI, harus rapi dan meyakinkan. Titik tekannya, selain untuk pola sehat, olahraga sebagai ajang promosi, terutama persoalan sosial dan sumber daya manusia (SDM). Sebab, daerah akan dikenal luas, salah satunya melalui prestasi di bidang olahraga.

Peringkat 36 dari 38 daerah di Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Timur (Jatim), imbuh Busyro, menjadi pecutan semangat pengurus yang baru untuk berbenah dan meningkatkan kualitas. Dia menargetkan minimal masuk peringkat 20 besar. Artinya harus memetik medali emas dalam sebuah kejuaran.

“Olahraga persoalan nasional. Dengan olahraga bisa dikenal oleh bangsa lain. Maka secara otomatis menjadi persoalan bangsa. Puncaknya harus berprestasi yang banyak,” imbuh politisi senior PKB itu.

Sementara itu, selaku nahkoda baru KONI Sumenep Sutan Hadi Cahyadi menyampaikan, hal itu sebagai panggilan nurani dalam berkiprah untuk menggali mutiara yang terpendam dari atlet di Sumenep.

Pria yang terpilih pada Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Sumenep pada Oktober 2020 lalu itu juga tidak menafikan, kepengurusan sebelumnya sudah banyak yang membuktikan. Tinggal mempertahankan dan meningkatkan, apa yang sudah dicapai. Salah satunya dengan capaian beberapa prestasi hingga tingkat nasional.

“Yang baik akan tetap diwariskan di kepengurusan kami. Selanjutnya akan dimaksimalkan di penggalian potensi,” papar Sutan yang ditemani keluarganya di Pendopo Agung Sumenep, Senin (8/2/2021).

Sutan menambahkan, guna menyerap aspirasi dan membenahi sistem, dia akan aktif melakukan konsolidasi ke setiap cabor di kabupaten paling timur Pulau Madura ini. Sehingga potensi-potensi yang terpendam juga bisa diketahui dengan komitmen bersama di internal kepengurusan.

Tetapi, lanjut Sutan, bimbingan dan arahan dari pengurus lama tetap diharapkan, termasuk dari segenap pimpinan. Sebab dia mangaku bahwa pengalamannya minim, namun mempunyai mimpi membesarkan KONI.

“Siap mengerahkan tenaga, mengajak bersama pengurus dan stakeholder untuk bahu-membahu dalam meningkatkan perolahragaan di Sumenep,” pungkasnya. (ara/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *