Tes CPNS, BKPSDA Bangkalan Tunggu BKN

  • Whatsapp
(KM/FA'IN NADOFATUL M.) Ari Murfianto, Sekretaris BKPSDA Bangkalan.

Kabarmadura.id/Bangkalan– Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan telah mengumumkan hasil seleksi administrasi secara online. Itu buat pelamar Calon Pegawai Negeri sipil (CPNS) beberapa waktu lalu. Kini, pelamar CPNS tinggal menunggu tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Kedua tes tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Februari mendatang. Kendati demikian, BKPSDA masih menunggu teknis pelaksanaan tes. Yakni, dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Namun, beberapa persiapan untuk pelaksanaannya sendiri, Sekretaris BKPSDA Bangkalan Ari Murfianto mengatakan, telah siap.

“Untuk persiapan, prinsipnya sudah siap. Seperti komputer dan tempatnya, sudah disiapkan. Namun secara teknis, masih belum. Kami masih menunggu petunjuk dari BKN,” katanya, Kamis (16/1).

Masih menurut Ari, tempat untuk pelaksaan tes SKD dan SKB CPNS 2019 ini masih sama seperti tahun kemarin, yakni di gedung Merdeka. Seperti apakah tahapannya untuk sesi tes sendiri, Ari menuturkan, pelaksanaan tes SKD tetap menggunakan komputer.

“Yang jelas setiap sesi 100 peserta. Dalam sehari maksimal 5 sesi,” tambahnya.

Lebih lanjut, persiapan lainnya seperti pengawas dan prosesesi dalam tahapan tes SKD, Ari menyampaikan, juga masih menunggu dari BKN sendiri. Ia hanya menjelaskan, yang jelas proses tes SKD untuk wilayah Bangkalan mulai 18 hingga 28 Februari 2020.

“Untuk pembagian masih belum. Sebab, kami masih menunggu dari BKN. Begitu juga dengan pengawas ujian SKD. Untuk pengawas ini, masih menunggu jadwal lengkap dari BKN, karena tesnya merupakan kewenangan BKN,” paparnya.

“BKPSDA membantu dalam proses registrasi sampai dengan peserta masuk ruang ujian,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Herman Finanda menekankan, agar proses tahapan tes CPNS diumumkan kepada pelamar secara transparan dan menyeluruh. Selain itu, dirinya juga berpesan jangan sampai ada yang namanya titip nama.

“Intinya pelaksanaan CPNS harus dilakukan secara transparan,” tukasnya. (ina/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *