Tes SKB Akhir Tahun, CPNS 2020 Berpotensi Ditiadakan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) KETAT: Para peserta dicek dulu sebelum memasuki ruang tes SKD.

Kabarmadura.id/Bangkalan– Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 yang sebelumnya sempat tertunda karena Covid-19, akhirnya dipastikan akan dilaksanakan pada akhir tahun 2020. Kepastian ini didapatkan melalui surat edaran yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan Nomor: 810/711/433.202/2020.

“Untuk pelaksanaan serentak bulan September sampai awal Oktober,” kata Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan, Novi.

Bacaan Lainnya

Sebelum melakukan tes SKB, para peserta diwajibkan untuk melakukan pendaftaran ulang terlebih dahulu. Pendaftaran ulang bagi peserta yang lolos untuk mengikuti tes SKB CPNS 2019, dilaksanakan pada tanggal 1 hingga 7 Agustus 2020.

Kemudian untuk pencetakan kartu ujian SKB CPNS 2019 dapat dilakukan oleh peserta pada tanggal 8 Agustus 2020. Pencetakan kartu peserta SKB CPNS 2019 dapat dilakukan melalui akun masing-masing peserta pada laman CPNS.

Masih menurut Novi, meski kini para peserta CPNS 2019 yang lolos tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sudah bisa melakukan daftar ulang, untuk tes selanjutnya takni tes SKB, untuk tanggal pastinya belum ada kejelasan resmi mengenai hal itu.

“Belum ada info resminya untuk Bangkalan tanggal berapa,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, mengingat proses seleksi CPNS 2019 belum tuntas, maka diprediksi tahun 2020 tidak ada rekrutmen CPNS. Sebab, hingga saat ini belum ada informasi mengenai perekrutan CPNS 2020.

“Belum ada informasi mengenai perekrutan CPNS 2020. Sepertinya tidak ada perekrutan tahun ini,” ungkapnya.

Diketahui, ada sebanyak 570 peserta yang lolos tes SKD dan dijadwalkan mengikuti tes SKB. Untuk diketahui, pada CPNS 2019, Kabupaten Bangkalan memiliki 297 formasi. Jumlah tersebut terdiri dari formasi pendidikan, kesehatan dan umum. Rinciannya, 196 di bidang pendidikan, 36 bidang kesehatan dan sisanya bidang teknis. (ina/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *