oleh

Tes SKB, BKPSDM Tunggu Keputusan BKN

Kabarmadura.id/Sumenep-Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep Abd. Madjid mengatakan, dari 1.958 orang peserta yang lolos seleksi kompetensi dasar (SKD) hanya 930 peserta yang bisa melanjutkan ke seleksi kompetensi bidang (SKB).

“Perangkingan nantinya akan dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN),” katanya, Senin (10/02/2020)

Dijelaskan, jumlah peserta SKB yang akan ikut nantinya dari hasil perangkingan minmal 3 rangking dari nilai tertinggi dari BKN yakni nantinya 3×310 jumlahnya, yakni sebanyak 930 orang yang pasti ikut tes SKB.

“Untuk perangkingan masing-masing nantinya akan dilakukan oleh BKN. BKN mengumumkan pada BKPSDM Sumenep,” tuturnya.

Mengenai jadwal pelaksanaan SKB, ia masih belum bisa memastikan secara pasti. Namun, dirinya dapat info dari BKN akan dilakukan pada Bulan Maret mendatang.

“Kami tidak tahu begitu detail mas, soalnya pengumuman tersebut ditentukan oleh BKN,” paparnya.

Dilanjutkan, formasi PNS berdasarkan keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) tersedia 310 orang. Rinciannya, tenaga kesehatan sebayak 95 orang , dan tenaga teknis pertanian 45 orang, tenaga teknis 67 orang dan tenaga pendidikan 103 orang.

Kemudian untuk ketentuan nilai ambang batas pelaksanaan tes seleksi terbagi atas tes karakteristik pribadi (TKP) 126 poin, tes wawasan kebangsaan (TWK) 65 poin, tes intelegensia umum (TIU) 80 poin, dan formasi umum yakni 271 poin.

Untuk formasi cum laude, peserta harus mencapai nilai TIU 85 poin. Untuk total nilai yang harus dikumpulkan bagi peserta formasi ini minimal 271 poin.

Dan untuk formasi disabilitas peserta harus mengumpulkan nilai minimal 260 poin. Asalkan TIU minimal 70 poin. Sedangkan untuk nilai tes lainnya tidak ditentukan

“Pelaksanaan direncanakan tetap menggunakan gedung SKB Kecamatan Batuan,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Sumenep A Busyro Karim mengiimbau agar masyarakat tidak mempercayai oknum yang mengklaim bisa meluluskan peserta tes. Rekrutmen dilaksanakan sesuai prosedur dan diawasi dengan ketat.

“Peserta tes tidak hanya dari Sumenep. Ada yang berasal dari Bandung, Lampung, Banyuwangi, Aceh dan beberapa wilayah lainnya,” ujarnya.

Harapannya, panitia nantinya bekerja maksimal, agar perolehan tes CPNS benar-benar profesional dan tidak melabrak aturan. (imd/pai)

 

Komentar

News Feed