Tes Urine Pengantin Membuat Daftar Nikah Tidak Gratis

  • Whatsapp
(KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) KEBIJAKAN: Aktivitas kantor Kemenag Pamekasan saat membuka layanan kepada masyarakat.

Kabarmadura.id/Pamekasan-Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan masih ragu dengan rencana penerapan tes urine cek narkoba sebelum menikah. Pasalnya untuk nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan, tidak dipungut biaya.

Sedangkan jika ditambah tes urine, harus berbayar. Selama ini, tes urine di Pamekasan dipungut biaya sekitar Rp100 ribu per orang.

Menurut Kepala Kemenag Pamekasan Afandi, kebijakan untuk penerapan tes tes urine cek narkoba sebelum menikah, sifatnya masih anjuran kepada setiap kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Nnamun jika hal itu berupa aturan, secara otomatis harus dilakukan tes kepada setiap calon pengantin yang ingin menikah.

Afandi mengaku, seluruh kepala Kemenag kabupaten/kota di Jawa Timur (Jatim) telah mendapat sosialsisasi Kantor Wilayah (Kanwul) Kemenag Jawa Timur. Disampaikan bahwa persyaratan bebas narkoba itu masih terbatas kepada KUA, di mana kabupaten yang ada BNK-nya.

“Tapi yang menjadi titik persoalan, adalah masalah biaya, sementara untuk tes narkoba ada biayanya,” paparnya.

Sementara, Kabupaten Pamekasan belum terbentuk menjadi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK). Sehingga menurutnya, pelaksanaannya masih perlu dikordonasikan dengan Kakanwil Kemenag Jatim Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Pamekasan.

“Nanti kami akan sinergikan dengan dengan wakil bupati, apakah ini bisa diterapkan, kami masih menunggu,” ujarnya.

Namun kordinasi tersebut belum dilakukan dengan Wakil Bupati Pamekasan Raja’e, karena sifatnya masih sebatas imbauan kepada masing-masing daerah.

“Sifatnya masih anjuran, makanya kalau suda ada legal standingnya, ini kan tidak hanya berlaku satu kabupaten yang ada BNNK-nya, secara otomatis harus dilaksanakan,” pungkasnya. (rul/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *