oleh

Tetap Berlanjut, Proyek Jalan Senilai Rp21 M Ditargetkan Selesai Agustus

Kabarmadura.id/Sumenep-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tetap melanjutkan proyek perbaikan jalan di beberapa kecamatan dengan nilai anggaran Rp21 miliar. Proyek tersebut pendanaannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Kepala bidang (Kabid) Teknik Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Sumenep Agus Adi Hidayat mengatakan, pengerjaan proyek yang dimaksud yakni proyek jalan di Desa Prenduan Kecamatan Pragaan, di Kecamatan Guluk-Guluk, di Desa Kopedi dan Gilang Kecamatan Bluto, di Desa Tambaagung Kecamatan Ambunten, dan di Desa Badur Kecamatan Batuputih.

“Semua proyek tersebut saat ini masih tahap pengerjaan,” katanya, Minggu (19/4/2020).

Proyek tersebut rata-rata memiliki panjang 1 kilometer dan lebar 3-4 meter. Proyek tersebut ditargetkan selesai pada akhir Agustus. Ia berharap pengerjaan semua proyek tidak ada kendala berarti sehingga bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Untuk diketahui, proyek tersebut direncanakan pada 2019 lalu dan baru dikerjakan pada 27 Maret 2020. Namun, hingga saat ini masih belum selesai. Sehingga pihaknya mengebut pengerjaan proyek tersebut.

Disinggung tentang adanya wabah Covid-19, proyek tersebut tidak terpengaruh. Sebab, teken kontrak dilakukan sebelum 27 Maret 2020. Seandainya dilakukan setelah 27 Maret, maka otomatis pengerjaan proyek tersebut akan terbengkalai.

Mengingat saat ini seluruh kegiatan kontrak diberhentikan sementara akibat Covid-19.  Hal itu berdasar instruksi langsung dari pemerintah pusat.

“Proyek jalan di sebagian kecamatan sumber dananya dari DAK dan kemungkinan akan ikut diberhentikan jika teken kontrkanya tidak selesai pada 27 Maret 2020,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Sumenep M.Ramzi mengharapakan, proyek yang bersumber dari DAK harus cepat tuntas. Sebab, Jalan yang bersifat jalan nasional itu dibutuhkan masyarakat.

“Proyek jalan harus sesuai dengan perencanaan,” tegasnya. (imd/pai)

Komentar

News Feed