Tewas di Luar Negeri, Mayoritas PMI Ilegal Asal Sampang

(KM/ DOKUMEN) MENYEDIHKAN: Selama lima bulan, terdapat tujuh Pekerja Migran Indonesia (PMI) dipulangkan dalam kondisi tidak bernyawa.

KABARMADURA.ID | SAMPANG – Selama lima bulan, terdapat tujuh Pekerja Migran Indonesia (PMI) dipulangkan dalam kondisi tidak bernyawa. Mayoritas PMI berangkat ke luar negeri secara ilegal. Hal tersebut diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-Naker) Sampang Agus Sumarso, Senin (23/5/2022).

Menurutnya, dari tujuh PMI hanya satu PMI yang berangkat secara legal. Sedangkan sisanya, enam PMI melalui jalur tekong atau tidak resmi. Secara keseluruhan para PMI berasal dari daerah dengan slogan Kota Bahari. Sedangkan motif meninggalnya para PMI cukup bervariatif. Yakni, meninggal akibat kecelakaan dan sakit.

Masing-masing, PMI dari Dusun Ketapang Laok Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang meninggal di Brunei lantaran kecelakaan kerja. PMI tersebut berangkat secara legal atau resmi. Selanjutnya, dua PMI tidak lain pasangan suami istri (pasutri) dari Desa Jelgung, Kecamatan Robatal meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Malaysia. Kemudian, PMI dari Desa Tobei, Kecamatan Sokobanah meninggal di Malaysia lantaran sakit.

“Lalu PMI dari Desa Ragung, Kecamatan Pangarengan juga sakit di Malaysia dan meninggal di negara tetangga. Terakhir, PMI dari Desa Tambaa, Kecamatan Camplong, keterangannya dalam keadaan sakit pulang dari Saudi, ketika di Bandara Cikarang Jakarta  sakitnya parah dan dilarikan ke RS Polri Kramat Jati dan meninggal di RS,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap berupaya menjemput gratis para PMI dari bandara hingga ke desa masing-masing. Sebab pemkab hanya bisa melakukan penjemputan ke bandara. Terkecuali, PMI dari Desa Ragung yang tergolong tidak mampu. Sehingga penjemputan dibantu oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) di Brunei. “Lalu kami jemput di Bandara Surabaya,” jelasnya.

Reporter: KM64

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.