Tiadakan Cuti Bersama Idulfitri 1441 Hijriyah, Bupati Bangkalan Minta ASN Tetap Layani Masyarakat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M. ) TETAP MASUK: Para pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Bangkalan tidak libur selama Idulfitri 1441 Hijriyah.

Kabarmadura.id/Bangkalan-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan meniadakan cuti bersama Idulfitri 1441 Hijriyah. Penghapusan cuti bersama ini tercantum dalam Surat Edaran (SE) Nomor 880/1534/433.032/2020 tentang Hari Raya Nasional dan Cuti Bersama tahun 2020.

SE tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Birokrasi Nomor 391.02 tanggal 9 April 2020 lalu yang merupakan perubahan kedua Keputusan Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Birokrasi Nomor 728 Tahun 2019, Nomor 213 Tahun 2020, Nomor 1 Tahun 2019.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, cuti bersama direncanakan pada tanggal 22-29 Mei 2020. Cuti bersama digeser menjadi tanggal 28-31 Desember 2020.

“Sudah kami tetapkan dan keluarkan surat edarannya,” kata Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan Ishak Sudibyo melalui Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Setdakab Bangkalan, Ary Suharja, Minggu (17/5/2020).

Mengenai isi SE tersebut sendiri, ada poin yang dilonggarkan. Yaitu pada poin 2 SE ini pelaksanaan cuti bersama tidak mengurangi hak cuti tahunan pegawai sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dengan ketentuan berlaku. Artinya, meski cuti bersama hari raya Idulfitri ditiadakan, pegawai dan para Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa mengambil cuti tahunan ketika hari raya nanti.

“Iya boleh, tapi harus sesuai peraturan-peraturan yang ada,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, penghapusan cuti bersama dan larangan mudik bagi ASN untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Jika masa wabah Covid-19 selesai sebelum akhir tahun 2020, maka cuti bersama akan diganti akhir tahun 2020,” paparnya.

Ia juga menekankan agar ASN tidak melaksanakan mudik lebaran tahun ini. Imbauan ini menyusul adanya larangan mudik bagi ASN di tengah wabah Covid-19. Bupati meminta ASN mematuhi larangan mudik dari Kemen PAN-RB tersebut. Bupati juga meminta agar ASN harus tetap bekerja memberikan pelayanan publik kepada masyarakat utamanya di tengah wabah covid-19 ini.

“ASN harus bekerja dan memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada masyarakat dan meski dilarang mudik ASN harus tetap semangat dalam bekerja,” tukasnya. (ina/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *