oleh

Tidak Ada Kuota Pendaftar, Disnakertrans Dorong Masyarakat Sumenep Daftar Program Kartu Prakerja

Kabarmadura.id/SUMENEP-Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumenep memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat Sumenep untuk mendaftar program Kartu Prakerja. Karena memang tidak ada batasan untuk tingkat kabupaten.

Kasi informasi Pasar Kerja Disnakertrans Sumenep Wiyono mengatakan, kuota di Sumenep tidak terbatas. Sebab, tidak ada intruksi langsung dari pemerintah pusat dan tidak ada surat resmi mengenai kuota.

“Saat ini masyarakat diharapkan mendaftar sebanyak-banyaknya,” katanya, Kamis (16/4/2020).

Dijelaskan, kartu prakerja saat ini sudah berjalan sejak 11 April 2020. Hingga saat ini sebanyak 48 pendaftar dan yang sudah lulus sebanyak 26 orang sisanya masih menunggu informasi dari pemerintah pusat. Sebab, yang menentukan adalah pemerintah pusat.

“Di Sumenep tidak ada kuota, jadi siapa cepat dia yang akan dapat,” tegasnya.

Pemerintah pusat secara nasional menargetkan 5,6 juta orang yang mengikuti program kartu prakerja, dan saat ini sudah ada 4 Juta pendaftar. Sehingga, Masyarakat yang belum daftar khususnya di Sumenep untuk segera mendaftar. Tujuannya, untuk memperoleh kartu pra kerja.

“Kami saat ini melakukan penyebaran informasi, termasuk pamflet dan poster di media sosial agar masyarakat dapat mengetahui,” paparnya.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Sumenep Moh. Zaini. Ia menyayangkan masih sedikitnya warga Sumenep yang mendaftar program kartu prakerja tersebut. Untuk itu pihaknya terus melakukan sosialisasi agar lebih banyak lagi masyarakat yang mendaftar.

“Kami saat ini sedang melakukan sosialiasi secara intensif agar masyarakat sumenep banyak yang mendaftar,” ujarnya.

Jika masih kebingungan tentang proses pendaftaran, masyarakat diharapkan berkonsultasi dengan Disnakertrans Sumenep.

“Semoga pendaftar di Kabupaten Sumenep cukup banyak, sehingga tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah Wabah Covid-19,” paparnya.

Ia menambahkan, proses pendaftaran dilakukan secara online melalui situs prakerja.go.id. Setelah proses pendaftaran selesai, pendaftar harus mengikuti tes kemampuan dasar melalui web tersebut.

“Jika dinyatakan lulus, maka pendaftar dihubungi dan dapat memilih pelatihan yang ingin diikuti,” tukasnya.

Diberitakan Sebelumnya, totalnya pemerintah akan memberikan manfaat sebesar Rp3.550.000 untuk setiap penerima kartu prakerja selama wabah Covid-19. Namun, usai wabah Covid-19 berakhir, pemerintah mengembalikan besaran manfaat ke Rp650.000/orang yang terdiri dari Rp500.000 uang pelatihan dan Rp150.000 merupakan uang survei untuk mendapatkan pekerjaan.

Rincian manfaat yang diberikan pemerintah kepada penerima kartu prakerja yakni, Rp1.000.000 untuk biaya pelatihan, Rp2.400.000 Insentif yang diangsur selama 4 bulan. Sehingga diberikan Rp600.000/bulan dan Rp150.000 untuk Insentif survei usai pelatihan ynag diangsur selama 3 bulan sehingga diberikan Rp 50.000/bulan. (imd/pai)

Komentar

News Feed