Tidak Ada Pasien Covid-19, Pamekasan Tetap Terapkan PPKM Level 3

(FOTO: KM/ALI WAFA) KOSONG: Seluruh rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Pamekasan tidak merawat pasien terinfeksi Covid-19.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Pemerintah pusat akan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh wilayah di Indonesia. Kebijakan tersebut merupakan langkah atas terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di beberapa daerah.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Slamet Martodirdjo (SMart) Pamekasan dr. Syaiful Hidayat mengungkapkan, di RSUD SMart sudah tidak ada satu pun pasien Covid-19. Keterangan yang sama juga disampaikan oleh Direktur RSUD Waru dr. Hendarto.

Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Rumah Sakit Umum (RSU) Mohammad Noer, dr. Mokh. Mukhlis juga menyampaikan, RSU Mohammad Noer tidak sedang merawat pasien Covid-19. Dari pernyataan ketiga dokter tersebut, saat ini tidak ada pasien Covid-19 di semua rumah sakit rujukan.

Bacaan Lainnya

“Pasien Covid-19 saat ini di RSUD Waru nol atau zero” ungkap dr. Hendarto.

Menurut Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Achmad Marsuki, Pamekasan saat ini masih PPKM level 3. Sementara vaksinasi di Pamekasan terus digenjot. Sebab, cakupan vaksinasi di Pamekasan masih terendah di Jawa Timur.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Wardatus Sarifah menilai, Pamekasan hanya butuh peningkatan cakupan vaksinasi. Sebab, untuk kasus Covid-19 di Pamekasan sudah dibilang tidak ada. Pamekasan aman dari Covid-19 jika cakupan vaksinasi sudah tinggi.

“Ini menjadi PR bagi kita semua. Kasus Covid-19 sudah tidak ada di Pamekasan. Tinggal bagaimana membuat masyarakat antusias mengikuti vaksinasi,” ucap politisi Partai Nasdem itu.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Tinggalkan Balasan