oleh

Tidak Dapat Berkompetisi, Cabor Sampang Tetap Intens Latihan

KABARMADURA.ID – Cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Sampang mengalami kemandekan. Sebab, hanya bisa latihan secara rutin tanpa bisa mengikuti kompetisi; gagal terlibat dalam kompetisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) VII yang resmi ditunda hingga tahun 2022. Penundaan itu diakibatkan oleh wabah Covid-19 yang belum mereda sampai saat ini.

Sebelumnya, ajang olahraga itu direncanakan akan digelar pada tahun 2021. Tapi karena kendala wabah Covid-19, terpaksa Porprov Jatim VII mengundurnya demi kestabilan dan keamanan dalam menanggulangi wabah Covid-19.

Sementara itu, Pengurus Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sampang Mas’udi menuturkan, meski tidak ada kompetisi, Cabor Sampang tetap intens melakukan latihan. Hal itu demi tetap mengasah kemampuan atlet di setiap cabor.

“Untuk mengasah kemampuan para atlet cabor, tetap dilakukan latihan secara rutin. Ini untuk persiapan di tahun-tahun berikutnya,” ungkapnya kepada Kabar Madura, Kamis (22/10/2020).

Lebih dari itu, tambah Mas’udi, setiap cabor yang ada di daerah Sampang tetap berupaya mengasah kemampuan untuk tetap dikembangkan. Yakni, melakukan ujicoba dengan beberapa cabor kabupaten lain.

Uji coba yang dilakukan, semuanya dilaksanakan dalam keadaan tertutup. Hanya cabor tertentu saja yang terlibat, karena bukan pertandingan resmi.

Meski Porprov Jatim VII ditunda sampai 2022, akan ada penambahan usia di setiap atlet cabor yang sudah lewat usianya. Menurutnya, setiap atlet masih bisa mengikuti pertandingan dengan mengacu pada usia yang tepat di tahun 2021.

Untuk Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sampang juga tidak bisa dilaksanakan pada tahun ini, melihat kondisi seperti yang telah terjadi, sehingga akan ditunda sampai tahun-tahun berikutnya.

“Hanya ada satu cabor sepakbola yang masih berencana melaksanakan kompetisi internal. Tapi, masih menunggu izin dari kepolisian,” pungkasnya. (km55/nam)

Komentar

News Feed