Tidak Dapat Kepastian, FPTI Sampang Tunda Pelaksanaan Bupati Cup

News79 views

KABARMADURA.ID | SAMPANGFederasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Sampang menunda pelaksanaan kompetisi Bupati Cup. Penundaan itu lantaran Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang tidak kunjung menentukan tanggal pelaksanaan event.

Ketua FPTI Sampang Mahardika Surya Abrianto membenarkan hal tersebut. Semula, pihaknya berencana dan mengusulkan agar Bupati Cup dilaksanakan pada Agustus mendatang. Namun karena belum ada kepastian dari Disporabudpar, pihaknya menunda Bupati Cup.

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

“Jadi kami geser waktu pelaksanaannya, agar persiapan kami juga lebih matang,” ucapnya.

Menurut pria yang karib dipanggil Ardi itu, pelaksanaan Bupati Cup untuk cabang olahraga (cabor) FPTI akan diusulkan dilaksanakan pada bulan September mendatang. Namun jadwal itu bila sudah sudah ada kejelasan dari pihak Disporbudpar Sampang.

Baca Juga:  DPRD Usulkan 3 Nama Pj Bupati Pamekasan, Tidak Ada Rektor IAIN Madura

Sebab, sampai saat ini, kata Ardi, sejak pihaknya menyerahkan proposal pelaksanaan Bupati Cup, Disporbudpar Sampang belum meresponnya. 

“Anggaran untuk Bupati Cup juga belum dibahas oleh Disporabudpar,” ujarnya.

Ardi menambahkan, anggaran untuk kegiatan Bupati Cup pada cabornya dialokasikan sebesar Rp35 juta. Namun dia menyayangkan, karena anggaran tersebut dikelola oleh Disporabudpar. Kemudian FPTI Sampang hanya sebagai pelaksana kegiatan.

Anggaran sosialisasi dan publikasi semuanya dikelola oleh Disporabudpar. Padahal menurutnya, pengurus cabor lebih mengerti tentang kebutuhan kegiatan kompetisi. Yang disayangkan lagi, bila anggaran tidak cukup, cabor justru diminta untuk memenuhi kekurangannya.

Baca Juga:  Dinkes Pamekasan Komitmen Putus Budaya Pasung 

Dia beralasan, Bupati Cup itu sejatinya adalah Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab). Sedangkan Porkab, merupakan turunan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Porprov sendiri adalah turunan dari Pekan Olahraga Nasional (PON). Menurutnya anggaran semua kegiatan itu dikelola oleh cabor.

“Anggaran dikelola Disporabudpar, tapi kalau kurang kami diminta cari sponsor,” sesalnya.

Pewarta: Ali Wafa

Redaktur: Wawan A. Husna

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *